Menu

30 Mar 2020, 21:50 WIB

Si Melon Mulai Langka, Warga Girijaya Cidahu Sukabumi Kelabakan

Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram hingga harus mencari ke pangkalan. | Sumber Foto:Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram atau biasa dijuluki "Si Melon". Informasi yang dihimpun, kelangkaan terjadi sejak empat hari belakangan.

BACA JUGA: Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Sukabumi Pastikan Stok Gas Melon Aman

Warga setempat, Siti Aisyah (29 tahun) mengatakan, Si Melon tersebut sudah tidak tersedia di warung-warung yang berada di desanya. Bahkan ia rela mencari ke desa lain namun tetap tak membuahkan hasil.

"Saya mencoba untuk mencari ke warung-warung yang berbeda, sampai ke Desa Tangkil yang lumayan jauh, namun sama saja. Dari beberapa warung yang saya datangi tidak ada yang menyediakan tabung gas 3 kilogram," kata Aisyah kepada sukabumiupdate.com, Senin (30/3/2020).

BACA JUGA: Pengoplos Gas Elpiji di Lembursitu Sukabumi Diringkus, Hiswana Migas Telusuri Segel Pertamina

Sementara itu, Kasi Distribusi Tertib Niaga DPKUKM Kabupaten Sukabumi, Iwan Wirawan mengatakan, terdapat salah satu hal yang bisa menjadi pemicu kelangkaan gas elpiji 3 kilogram adalah proses pendistribusian yang tidak lancar.

"Tidak lancar itu, bisa karena gangguan seperti terjadi bencana longsor sehingga pendistribusian ke setiap pelosok terhambat," ucapnya.

BACA JUGA: Polisi Bongkar Pengoplos LPG 3 Kg di Lembursitu Sukabumi, Konsumennya Warung dan Restoran

Kendati demikian, ia memastikan pasokan gas elpiji 3 kilogram tidak akan mengalami kelangkaan hingga Ramadan mendatang. Ia menyebut kepastian itu berdasarkan hasil pantauan tim pengawas. 

"Masyarakat tidak perlu khawatir terjadinya kelangkaan gas. Kita pastikan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram hingga bulan Ramadan ini aman," tandasnya.

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di awal pandemi COVID-19, anak-anak disebut sebagai kelompok usia yang relatif tidak rentan terinfeksi virus corona. Melansir dari tempo.co, namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengemukakan fakta...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya