Menu

14 Peb 2020, 14:40 WIB

Pekerja Outsourcing PT Longvin Parungkuda Sukabumi Resah, GSBI: Terancam Tak Dapat THR

Dialog yang dihadiri pekerja outsourcing, anggota Polsek Parungkuda, GSBI Kabupaten Sukabumi dan pihak perusahaan di aula PT Longvin, Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jumat (14/2/2020). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Kabupaten Sukabumi menemui pabrik garmen PT Longvin di Kampung Palagan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jumat (14/2/2020).

BACA JUGA: Buruh di Cicurug Sukabumi Pilih Masuk Kerja Walaupun Tuntutan Belum Dipenuhi

Ketua DPC GSBI Kabupaten Sukabumi, Dadeng Nazarudin mengatakan, kedatangannya tersebut berkaitan dengan rencana pengalihan outsourcing puluhan satpam dan Office Boy (OB) PT Longvin.

"Kami menanyakan dan meminta kepada pihak perusahaan agar memperpanjang kerja sama dengan outsourcing yang sebelumnya, PT Sukabumi Sukses Sejahtera. Isu yang beredar, perusahaan akan mengalihkan outsourcing ini membuat resah para Satpam serta OB. Sementara ke depan kita akan menghadapi Hari Raya Idul Fitri," kata Dadeng kepada sukabumiupdate.com, usai pertemuan.

BACA JUGA: Soal Tuntutan Demo Buruh Cicurug Sukabumi, Disnakertrans: Tak Ada Lembur Hari Sabtu

Dadeng menjelaskan, bila perpindahan outsourcing itu terjadi, otomatis para pekerja outsourcing yang berada dalam naungan PT Sukabumi Sukses Sejahtera akan mendapatkan kontrak baru. Dan waktu kerja ketika masih bersama outsourcing sebelumnya tidak terhitung. 

"Hal tersebut yang akan menghambat para pekerja mendapatkan tunjangan. Salah satunya Tunjangan Hari Raya (THR). Seperti yang kita tahu, berkerja selama satu tahun baru bisa mendapatkan tunjangan," tuturnya.

Dialog antara GSBI dengan pihak perusahaan berlangsung tertutup dengan pengawalan aparat Polsek Parungkuda. Belum ada titik temu dan hasil dari pertemuan tersebut. Awak media yang hendak meliput juga tidak diperbolehkan masuk. Saat dikonfirmasi, pihak perusahaan menolak untuk diwawancarai.

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - BPJS Ketenagakerjaan menyebutkan sampai saat ini masih ada perusahaan yang belum melaporkan upah karyawan yang sebenarnya, termasuk untuk keperluan program subsidi gaji bagi pekerja berpenghasilan di bawah...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia atau YLKI Tulus Abadi mengatakan salah satu faktor penyebab munculnya klaim-klaim obat anti Covid-19 adalah buruknya politik manajemen penanganan wabah...

SUKABUMIUPDATE.com - Politikus Partai Gelora Fahri Hamzah buka suara soal pemberian tanda jasa untuknya dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Menurutnya, pemberian Penghargaan Bintang Mahaputera tersebut karena dedikasinya selama menjadi...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Sukabumi hingga saat ini belum menerapkan sanksi denda uang bagi warga yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah. Kepala Satpol PP Kota Sukabumi Yadi Mulyadi mengatakan,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya