Menu

14 Jan 2020, 17:15 WIB

Jalil Abdillah: Warga Pertanyakan Izin Sumur Bor dan Sulitnya Loker di Cikembar Sukabumi

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Jalil Abdillah reses di Desa Bojong, Kecamatan Cikembar. | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Jalil Abdillah mengatakan warga di Desa Bojong, Kecamatan Cikembar mengeluhkan keberadaan pabrik di wilayah Cikembar.  

BACA JUGA: Ramai Soal Terminal Cibadak, Jalil Abdillah: Jangan Beratkan Pedagang

Selain sulitnya lowongan pekerjaan di wilayah Cikembar, warga juga mengeluhkan keberadaan sumur bor perusahaan yang diduga menganggu mata air warga, sehingga ketika musim hujan terjadi kekeringan.

"Di daerah Cikembar itu banyak pabrik, tapi pengakuan pemuda di sana lowongan untuk warga sekitar sangat sulit, sehingga banyak pemuda yang masih menganggur," ujar Jalil kepada sukabumiupdate.com, Selasa (14/1/2020).

Selain itu, kata Jalil warga juga mempertanyakan sumur bor milik perusahaan di sana. Apakah memiliki izin atau tidak perusahaan itu menggali sumur bor.

"Tentunya aspirasi ini akan kami tindak lanjuti. Bahkan rencananya Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi akan mengecek atau inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan di sana. Baik terakit perizinan maupun lapangan kerja," paparnya. 

BACA JUGA: Gencar Entaskan Kemiskinan dan Kebodohan, Jalil Abdilah Puji Program FKDB

Ia menegaskan, jangan sampai warga di lingkungan perusahaan tidak bisa bekerja atau pengangguran, sementara banyak orang luar yang bisa bekerja di sana.

"Masyarakat meminta pemda bisa mendorong ada aturan atau perda agar prioritas kerja di perusahaan-perusahaan warga setempat terlebih dahulu," jelasnya.   

Selain itu, dalam reses kesatu yang diselenggarakan, Senin (13/1/2020) tersebut banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan. Diantaranya, ajuan perbaikan infrastruktur, irigasi, dan sarana air bersih. "Mudah-mudahan segala masukan dan keinginan warga bisa diakomodir oleh pemerintah daerah," tandasnya.

Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH/ADV
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ekonom senior, Emil Salim memohon kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi membatalkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 yang mengizinkan 318 juta ekor benih...

SUKABUMIUPDATE.com - Jenazah Zayyan Dhiyandra Hanifan (18 tahun) wisatawan yang tenggelam terseret ombak di Pantai Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi berhasil ditemukan, Minggu (9/8/2020) sekitar pukul 16.45 WIB. Informasi yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Minuman es kelapa muda dengan gula merah atau gula aren tidak hanya menyegarkan tenggorokan, namun juga bagus untuk tubuh kita. Apalagi kalau es kelapa nan segar itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Saan Mustopa, politisi senior sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat menyebut kawasan objek wisata selatan Jawa Barat, khususnya Unesco Global Geopark Ciletuh - Palabuhanratu memiliki potensi...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya