Menu

21 Nov 2019, 17:15 WIB

Pengusaha Properti Bocorkan Rahasia Kenapa Sukabumi Cocok Untuk Investasi Hunian

Promo tiga dimensi Dayuharta Residence di Karamat Gunung Puyuh Kota Sukabumi | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com – Seperti Bandung, Sukabumi adalah kawasan yang memiliki nilai ekonomis tinggi disektor properti. Tak heran sejumlah perusahaan properti nasional berlomba mencari lahan untuk perumahan, karena Sukabumi cocok untuk semua segmen pasar properti, mulai dari tipe kelas atas hingga subsidi.

Hal ini ditegaskan oleh Dadang Yuda owner Dayuharta Residence, perumahan baru yang berlokasi di Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi. “Sukabumi itu nyaman sebagai hunian. Ini faktor utama kami berinvestasi disini. Dekat dengan ibu kota dan memiliki peluang pertumbuhan ekonomi ke depan yang cukup menjanjikan,” jelas Yuda saat berkunjung ke kantor redaksi sukabumiupdate.com, Kamis (21/11/2019).

Yudha bahkan sudah membayangkan Sukabumi akan menjadi kota persinggahan utama di selatan Jawa Barat dalam beberapa tahun ke depan. Dengan semua potensi ini, termasuk kinerja pemerintah (pusat dan daerah) yang sangat terbuka dengan investor, usaha perumahan di Sukabumi akan segera bergeser tak hanya untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal utama bagi warga, tapi juga potensi investasi bagi siapapun. 

Pembangunan tol bocimi, doubel track kereta api dari Bogor dan aktivifasi jalur kereta selatan jawa, hingga rencana pembangunan bandara, menurut Yudha adalah modal utama pergerakan roda perekonomian Sukabumi di masa depan. 

“Kita sudah tidak lagi berbicara rumah untuk hunian warga Sukabumi tapi potensi investasi bagi warga manapun yang ingin memiliki aset di Sukabumi. Kami hadir mengisi segmen tersebut, tentunya dengan pilihan harga yang sesuai dengan kualitas dan posisi perumahan yang sangat strategis,” sambung dia.

Bagi Yuda, Kota Sukabumi bagian utara tetap lebih menarik sebagai hunian karena memiliki sejumlah keunggulan alami. Selain sebagai pusat seluruh fasilitas, pendidikan, pemerintahan, kesehatan hingga perdagangan, Kota Sukabumi bagian utara juga seperti di Kecamatan Gunung Puyuh memiliki temperature lebih rendah (lebih sejuk) dan potensi air tanah lebih besar secara kuantitas dan bersih.

“Mirip Kota Bandung, wilayah utaranya lebih sejuk dibandingkan selatan. Kota Sukabumi juga seperti itu wilayah utaranya lebih nyaman untuk hunian dibandingkan selatannya,” jelasnya. 

Diatas lahan 7000 meter persegi di Jalan Keramat Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi, Dayuharta Residence menawarkan dua tipe rumah. Tipe 49/96 dibandrol Rp 550 juta dan tipe 54/104 Rp 650 juta.

Dayuharta Residence menawarkan kualitas rumah di lokasi yang sangat strategis, akses langsung ke jalan karamat. Dengan spesifikasi bahan bangunan kualitas super, salah satunya kami pastikan sudah ada sumur bor dan jalan perumahan aspal hotmix  dengan lebar enam meter. Ini hunian dengan jaminan kenyamanan di Kota Sukabumi yang sejuk,” pungkas Yuda.

Selain itu Dayuharta Residence menawarkan spek bahan bangunan yang cukup mewah dan berkelas sebagai jaminan kualitas. Pondasi Cor Besi Cakar Ayam Struktur, Dinding Beton Cor Bertulang, Besi 10 Full, Cincin 6 Full, Bata Merah Jumbo (Plester Aci), Double Dinding antar rumah, Cat Dinding Nipon, Atap Rangka Baja Ringan, Plafond Rangka Hollow, Finish Gypsum, Lantai Granit 60 x 60 cm, Closet Duduk Toto (American Standar), Keran Wasser,Daun Pintu Kamper Banjar Oven, Daun Jendela Kusen Alumunium, Air Sumur Bor, Jalan Hotmix 6 meter.

Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Mayat berkaos paskibra yang ditemukan di pesisir Pantai Cikelewung, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/7/2020) pagi, dievakuasi ke RSUD Jampang Kulon. "Mayat dibawa ke RSUD Jampang...

SUKABUMIUPDATE.com - Korban kebrutalan gerombolan bermotor di Kampung Cipulus, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, dibawa ke RSUD R Syamsudin SH untuk menjalani perawatan.  Korban yang merupakan pasangan suami istri atau...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan bahwa krisis ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 bisa jauh lebih buruk dampaknya ketimbang krisis ekonomi 1998. Pandemi karena Covid-19 ini...

SUKABUMIUPDATE.com - Teh hijau merupakan salah satu minuman paling sehat yang disediakan alam. Selain mendetoksifikasi, teh ini juga bisa membantu menurunkan berat badan. Tapi untuk mendapatkan hasil optimal, sebaiknya...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya