Menu

14 Nov 2019, 14:51 WIB

Debit Air di Leuwi Sengked Turun Hingga 2 Liter Perdetik, Ini Upaya Perumda AM TJM Sukabumi

Pembagian air bersih dari Perumda AM TJM cabang Jampang Kulon di Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com - Selama musim kemarau, Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AM TJM) Sukabumi cabang Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi melayani pelanggan dengan sistem bergilir.  

BACA JUGA: Perumda AM TJM Cabang Palabuhanratu Salurkan Bantuan Air Bersih Pada Warga Cisolok

"Kami juga membagikan air bersih gratis bagi konsumen yang tak kebagian giliran pendistribusian air bersih itu," kata Bagian Teknik Transmisi dan Distribusi Perumda AM TJM Sukabumi cabang Jampang Kulon, Suryaman kepada sukabumiupdate.com, Kamis (14/11/2019).

Suryaman menjelaskan, saat ini kondisi sumber air di Leuwi Sengked aliran hulu Sungai Cikarang mengalami penurunan debit air, karena faktor kemarau panjang selama tujuh bulan. 

"Penyusutan pengolahan air bersih terjadi pada September lalu. Memang tidak sekaligus turun, tetapi secara bertahap dari waktu ke waktu," ucapnya.   

Kapasitas bak pengolahan air di Kalijaga Desa Karanganyar, Kecamatan Jampang Kulon, sambung Suryaman berkapasitas 25 liter per detik dan itu cukup untuk 1000 konsumen ke atas. Namun konsumen saat ini masih di bawah itu, jadi hanya mengolah 10 liter per detik.

BACA JUGA: Perumda AM TJM Sukabumi Salurkan Bantuan 4.000 Liter Air Bersih ke Warga Purajati

"Kondisi kemarau panjang ini ada penyusutan dari 10 hingga 5 liter per detik. Bahkan hingga kini mencapai dua liter per detik," jelasnya.  

Apalagi untuk pelanggan yang berada di dataran tinggi, tambah Suryaman, sudah tidak bisa dialirkan lagi, sehingga pihaknya menyalurkan air bersih gratis kepada konsumen dengan menggunakan mobil tangki bantuan daru pusat.   

"Bantuan air bersih ini akan terus dilakukan hingga pendistribusian air ke pelanggan kembali berjalan normal. Setiap hari kami mengirimkan dua mobil tangki air bersih. Mudah-mudahan hujan bisa turun bulan ini," tandasnya.

Reporter : RAGIL GILANG/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Fakta lain terungkap dari pelaku predator anak asal Kalapanuggal, Kabupaten Sukabumi. Pria berinisial FCR (23 tahun) itu melakukan pencabulan serta sodomi sejak 2018.  "Tersangka FCR atau Bang Jay,...

SUKABUMIUPDATE.com - Jadwal bola pada Senin malam hingga Selasa dinihari, 7 Juli 2020, menampilkan rangkaian pertandingan dari Liga Inggris dan La Liga Spanyol. Dilansir dari tempo.co, dari Liga Inggris ada...

SUKABUMIUPDATE.com - Fotografer muda Sukabumi Iman Firmansyah, mengaku siap merilis buku foto miliknya. Buku bertajuk Treasure Of Sukabumi itu merupakan buku foto pertama di Sukabumi. Melalui buku tersebut, sang fotografer ingin memperkenalkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Tim SAR gabungan melanjutkan kembali pencarian Soleh Suparto (20 tahun), wisatawan yang hilang setelah terseret ombak di Pantai Kapitol, desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (6/7/2020).  Soleh,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya