Menu

Rabu, 13 November 2019, 16:30 WIB

Ditagih Janji Politik Soal Rasio Tenaga Kerja Wanita di Sukabumi, Apa Jawaban Adjo Sardjono?

Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono saat diwawancarai awak media setelah mengikuti kegiatan Siaran Keliling bersama istri Gubernur Jawa Barat di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/11/2019). | Sumber Foto:OKSA BC

SUKABUMIUPDATE.com - Wabup Sukabumi Adjo Sardjono berharap ada investor yang datang ke Sukabumi dan menyerap tenaga kerja laki-laki. Hal itu untuk menghindari perceraian yang diakibatkan oleh banyaknya istri yang bekerja di pabrik.

BACA JUGA: Adjo Sardjono Bacalon Ketiga di Hari Ketiga yang Daftar di Partai Gerindra Sukabumi

"Kita memang inginnya mendatangkan investor yang bisa menyerap tenaga kerja laki-laki, tapi ya faktanya yang masuk Sukabumi itu industri padat karya yang rata-rata membutuhkan tenaga kerja perempuan. Tetapi mudah-mudahan ke depan bisa ada industri yang menyerap tenaga kerja laki-laki," ucap Adjo selepas mengikuti kegiatan Siaran Keliling bersama istri Gubernur Jawa Barat di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/11/2019).

Adjo menuturkan, ada faktor lain yang menyebabkan banyaknya kasus perceraian di Sukabumi. Selain karena istri bekerja di pabrik, Adjo pun menilai ada faktor lain seperti beda pandangan dan pendapat diantara suami dan istri untuk mewujudkan kesejahteraannya

"Bisa juga seperti itu, tapi mestinya saling pengertianlah," tambahnya kepada sukabumiupdate.com.

Disinggung mengenai salah satu janji pemerintah Marwan-Adjo tentang penyeimbangan tenaga kerja laki-laki dan perempuan dalam sektor formal, Adjo mengaku masih mengupayakan hal tersebut. Pasalnya, data dari Dinaskertrans Kabupaten Sukabumi per Januari hingga September 2019, ada 984 tenaga kerja laki-laki dan 5680 tenaga kerja perempuan, dengan rasio 85 persen perempuan dan 15 persen laki-laki.

BACA JUGA: Ancam Bunuh Wabup Sukabumi, Teroris Minta Tebusan Rp 1 M, Adjo Sardjono Lemas

"Ya itu lah, menumbuhkan industri yang bisa menyerap tenaga kerja laki-laki memang sulit di Sukabumi, karena potensi alamnya seperti ini termasuk daya dukung infrastruktur jalan yang belum memadai, sehingga untuk industri padat modal yang biasanya menggunakan tenaga kerja laki-laki itu sulit masuk," paparnya. 

Ia juga berharap, setelah jalan tol terbangun akan mendongkrak tumbuh industri yang dapat menyerap tenaga kerja laki-laki. 

"Kita berusaha terus dalam satu tahun terakhir ini, target-target yang telah ditetapkan di RPJMD itu bisa terealisasi, termasuk penyerapan tenaga kerja, karena ada yang di luar kendali kita, karena juga ada peran pihak lain dalam hal ini investor," tandas Adjo. 

Reporter : OKSA BC
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras yang mengguyur Sukabumi menyebabkan longsor di sejumlah titik, Jumat (6/12/2019). Bencana tersebut tak hanya terjadi di daerah permukiman saja, tanah yang berada tepat di bawah rel...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepala Polri Jenderal Idham Azis menunjuk Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim). Dari salinan Telegram Rahasia yang beredar pada Jumat, 6 Desember...

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras yang melanda wilayah Sukabumi mengakibatkan sebuah tebing longsor di Kampung Johor RT 01/13, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/12/2019).  Dalam peristiwa yang terjadi sekitar...

SUKABUMIUPDATE.com - Cina diprediksi menjadi pemimpin dunia di lima teknologi utama yaitu kecerdasan buatan, kota pintar, 5G, komputasi exascale dan keuangan mikro dalam 3 tahun mendatang. Steve Brazier, CEO Canalys...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya