Menu

13 Sep 2019, 21:30 WIB

Perkenalkan Batik Lokatmala, JDIH Pemkot Sukabumi Raih Juara Nasional

Pengunjung sedang mengunjungi stand Bagkumham Setda Kota Sukabumi dalam Rapat Koor | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali mendapatkan penghargaan yang cukup membanggakan, kali ini penghargaan yang diraih yakni sebagai anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Terbaik I Tahun 2019 tingkat  Nasional. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H. Laoly kepada Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Selasa (10/09/2019).

BACA JUGA: Luncurkan Layanan JDIH Berbasis Android, Kota Sukabumi Raih Juara Nasional

Dalam rangkaian acara Rakornas JDIHN dan JDIHN Expo 2019, di Jasmine Ballroom Swiss-Bell Hotel, Jakarta tersebut Pemda Kota Sukabumi juga memperkenalkan Batik Lokatmala sebagai salah satu contoh produk lokal yang sudah memenuhi HAKI (Hak Kekayaan Intelektual).

Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Een Rukmini mengatakan, Pemkot Sukabumi sengaja membawa salah satu produk unggulan Kota Sukabumi itu untuk dapat menarik pengunjung dalam pameran yang diselenggarakan selama dua hari. 

"Sebuah produk harus memiliki HAKI agar terlindungi hukum, karena sebagai kekayaan intelektual yang dilindungi di Undang Undang," ungkap Een kepada sukabumiupdate.com, Jumat (13/9/2019).

Een juga menyampaikan kebanggaannya atas respon para pengunjung dalam pameran produk hukum tersebut. Pasalnya stand milik Kota Sukabumi tersebut banyak dikunjungi karena memiliki dua produk lokal unggulan.

BACA JUGA: Medsos Humas Pemkot Sukabumi Raih Juara Tiga Terbaik se Jabar

"Saat itu kami sengaja membawa Batik Lokatmala dan Moci Kaswari sebagai penarik pengunjung agar berkunjung ke stand kami, tak disangka strategi kami berhasil dan stand kami termasuk stand yang banyak dikunjungi, bahkan beberapa produk Batik Lokatmala dan Moci habis terjual," jelasnya.

Respon yang baik dari pengunjung ini dimanfaatkan Een untuk memperkenalkan JDIH Kota Sukabumi dalam bentuk aplikasi dan perpustakaan manual.

"Kedepannya kami juga mendorong para penggiat produk lokal untuk segera  mengurus HAKI nya, dan kami selaku bagian hukum akan memfasilitasi dengan informasi, agar lebih banyak produk lokal yang dapat bersaiing di kancah nasional," pungkasnya.

Reporter : DEMMI PRATAMA/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan tak akan ada penundaan Pilkada 2020. Pilkada yang telah digeser jadwalnya menjadi 9 Desember 2020, akan tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 17 bangunan di Sabang, Aceh, rusak ringan hingga berat akibat gempa yang mengguncang daerah itu pada Kamis pagi pukul 05.31 WIB. Gempa diukur Badan Meteorologi Klimatologi...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya