Menu

25 Agu 2019, 15:59 WIB

Dukung Pariwisata Sukabumi, PT Semen Jawa Ajak Keluarga Lari di Situ Gunung

Manajemen PT Semen Jawa, Chakapong Yingwatthanaworn. | Sumber Foto:Demmi Pratama

SUKABUMIUPDATE.com - Managemen PT Semen Jawa sangat mendukung promosi wisata Situ Gunung Kabupaten Sukabumi melalui perlombaan lari. Bahkan, salah seorang pimpinan manajemen PT Semen Jawa, Chakapong Yingwatthanaworn mengajak keluarganya ikut dalam kegiatan trail run yang digelar di Situ Gunung.

"Karena pabrik Semen Jawa ada di Sukabumi, tentu kami akan sangat mendukung kegiatan ini dan semoga dengan disponsorinya ini dapat membantu perekonomian dan memperkenalkan tempat wisata Situ Gunung," ungkap Chakapong kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (24/8/2019).

BACA JUGA: BiLik Semen Jawa Wujud Kontribusi pada Lingkungan

Chakapong mengungkapkan, Situ Gunung merupakan ikon Sukabumi. Maka dari itu, dengan adanya kegiatan trail run ini, tentu menjadi sesuatu yang sangat pas, karena olahraga lari sedang menjadi tren untuk saat ini.

"Saya juga dengan keluarga mengikuti lari ini. Yang ikut kegiatan ini akan tahu keindahan Situ Gunung, sehingga nanti kalau kesini lagi bisa ajak teman dan kerabatnya," pungkas Chakapong.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pedagang baju bekas atau Cimol di Kota Sukabumi, mengeluhkan dampak dari wabah Virus Corona atau Covid-19 terhadap pendapatan harian. Sebagian pedagang memilih menutup sementara usahanya, karena pembeli...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Transportasi Singapura Khaw Boon Wan mengumumkan Terminal 2 Bandara Changi akan ditangguhkan selama 18 bulan ke depan. Dilansir dari suara.com, di depan anggota parlemen Senin (6/4/2020), Khaw...

SUKABUMIUPDATE.com – Hingga kemarin, gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi sudah melakukan 2139 rapid test. Hasilnya 6 positif, 584 negatif dan 1549 masih dalam proses, dimana rapid test ini bukan...

Oleh: Milah Nurhasanah  (Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra Sukabumi) Corona atau Covid-19 adalah virus yang pertama kali di temukan di kota Wuhan, China pada Desember 2019, tidak perlu waktu lama...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya