Menu

18 Agu 2019, 07:30 WIB

Perajin Tungku Asal Jampang Tengah Berharap Ada Bantuan Mesin Potong

Kirman (40 tahun), perajin tungku asal Kampung Cibangkong RT 01/11 Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Namanya Kirman, usianya 40 tahun, warga Kampung Cibangkong RT 01/11 Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Kirman adalah salah satu perajin tungku atau sering disebut Hawu dalam bahasa sunda.

BACA JUGA: Tergerus Zaman, Pengrajin Tungku di Surade Sukabumi Tetap Bertahan

Profesi tersebut sudah digeluti Kirman selama hampir 20 tahun. Ia memilih untuk tetap bertahan menjadi seorang perajin tungku, meski pembeli sudah sangat jarang. Padahal, di masanya, tungku alias hawu selain digunakan untuk memasak, juga digunakan untuk tempat menghangatkan badan saat cuaca dingin.

"Harga satu tungku hanya dibayar Rp 20.000 oleh pengepul. Satu hari bisa bikin lima buah. Selain kurang pembeli, pembuatannya sering terlambat karena pakai alat manual," kata Kirman kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (17/8/2019).

BACA JUGA: Perajin Tungku Cipancur Sukabumi Kesulitan Jual Produknya

Ia tak memungkiri, seiring berkembangnya zaman, masyarakat sudah beralih dari tungku ke kompor gas. Namun menurut Kirman, tungku yang berbahan bakar kayu itu tetap memiliki pasar tersendiri.

"Kalau diperbolehkan, saya berharap ada bantuan mesin potong dari pemerintah supaya produksinya bisa lebih cepat. Kalau permintaan dari pengepul masih ada. Tapi karena tak ada alat potong jadi pembuatan sering terhambat," pungkasnya.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan tak akan ada penundaan Pilkada 2020. Pilkada yang telah digeser jadwalnya menjadi 9 Desember 2020, akan tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 17 bangunan di Sabang, Aceh, rusak ringan hingga berat akibat gempa yang mengguncang daerah itu pada Kamis pagi pukul 05.31 WIB. Gempa diukur Badan Meteorologi Klimatologi...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya