Menu

13 Jul 2019, 07:30 WIB

Terdampak Bandara Sukabumi, Ganti Rugi Warga Dua Desa di Cikembar Tunggu Tekenan Emil

Peta survey lokasi rencana pembangunan Bandara di wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah segera merilis aturan terkait besaran uang ganti rugi bagi lahan warga dan swasta di Desa Cikembar dan Desa Cimanggu yang terdampak proyek pembangunan Bandar Udara (Bandara) Sukabumi. Sebelumya proyek Kementrian Perhubungan RI ini sudah menetapkan lokasi pembangunan bandara Sukabumi, dengan 137,66 hektar lahan yang akan dibebaskan, terdiri dari lahan PTPN, swasta dan masyarakat.

BACA JUGA: Lokasi Pembangunan Bandara Sukabumi Sudah Ditetapkan, Koordinat di Dua Desa Ini

Kabar ini disampaikan Pemerintah Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi yang ikut menghadiri acara sosialisasi surat keputusan Gubernur Jawa Barat terkait pembebasan lahan untuk Bandara Sukabumi, di Gedung Sate.

“Acara Jumat tanggal 5 Juli 2019 kemarin, kami ikut hadir untuk ikut mensukseskan pembangunan Bandara Sukabumi,” kata PLT Kepala Desa Cimanggu, Haris kepada sukabumiupdate.com, Jum'at (12/7/2019).

BACA JUGA: Mengintip Masterplan Pembangunan Bandara Sukabumi di Cikembar

Menurut Haris, rapat tersebut agendanya persiapan penerbitan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat, terkait dengan pembangunan Bandara Sukabumi.

"Untuk penetapan lokasi itu sudah ada dari Kementerian Perhubungan RI bahkan SKnya juga sudah ada. Kemudian harus disusul SK dari Gubernur dalam rangka untuk pembebasan lahan," ujarnya.

BACA JUGA: Fix Bandara Sukabumi di Cikembar, Mulai Dibangun 2019, Biayanya Wow!

Haris menjelaskan dalam proses pembebasan lahan ini harus ada proses sosialisasi dengan masyarakat, yang rencananya akan dilakukan oleh jajaran Dishub Provinsi Jawa Barat di masing-masing desa.

“Jadi berkas administrasi atau dokumen kepemilikan tanah harus disiapkan, untuk proses pembayaran pembebasan lahan yang terdampak atau terkenal pembangunan Bandara Sukabumi,” tutupnya.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, mengatakan tak akan seluruh masyarakat Indonesia mendapat vaksin Covid-19. Rencananya, pemerintah akan memberi vaksin kepada 173...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan rapat koordinasi persiapan pengundian nomor urut, kampanye dan pembatasan dana kampanye bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2020,...

SUKABUMIUPDATE.com - Teh barley populer di kawasan Asia Timur. Teh ini memiliki cita rasa panggangan dan sedikit pahit, yang kadang dipakai dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Teh barley dikenal memiliki...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Sukabumi kian gencar mengingatkan masyarakat terkait protokol kesehatan. Bersama para pemuka agama, Pemkot Sukabumi melakukan penanganan Covid-19 dengan menggencarkan protokol kesehatan melalui gerakan 3M yakni...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya