Menu

08 Jul 2019, 16:48 WIB

Suplai Air Bersih di Bojonggenteng Tersendat, Ini Penjelasan Perumda AM TJM

Warga Kampung Cimuncang, Desa Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, rela mengantre di bahu jalan demi mendapatkan air bersih. | Sumber Foto:CRP 3

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Urusan Administrasi Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AM TJM) cabang Bojonggenteng, Teddie Satiadi, mengungkapkan, keterbatasan sumber air yang digunakan oleh dua kecamatan menjadi penyebab tidak tersuplainya air ke sejumlah warga yang berada di Kampung Cimuncang, Desa Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Minim Air Bersih, Warga Bojonggenteng Rela Antre di Pinggir Jalan

"Kita punya satu sumber mata air, itu juga suplai air ke Bojonggenteng dengan Kalapanunggal," ujar Teddie kepada sukabumiupdate.com, Senin (8/7/2019).

Teddie menjelaskan, pihaknya sempat menyelenggarakan program pemasangan baru untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 2019, dengan menyediakan hampir 8000 saluran air se kabupaten. Namun di Kecamatan Bojonggenteng program itu tidak termaksimalkan.

"Kita hanya mengambil 210 saluran saja, itu untuk Bojonggenteng 90 dan Kalapanunggal 120, kita pasang yang mendaftar saja. Mau ngambil banyak takut airnya gak cukup. Kalau wilayah lain ada yang sampai 1000 ambilnya," papar Teddie.

Selain itu menurut Teddie, masyarakat di Bojonggenteng tidak hanya mengandalkan air dari Perumda AM TJM, mereka mempunyai sumber air sendiri yang disediakan oleh desa setempat.

"Desa juga punya saluran air untuk diberikan ke warga, kurang tahu persisnya bagaimana," tukasnya.

Reporter : CRP 3/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak semua pasien positif virus corona harus tinggal di rumah sakit. Dilansir dari tempo.co, mereka yang tidak memiliki gejala dan layaknya orang sehat bisa melakukan isolasi mandiri...

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya