Menu

13 Sep 2018, 14:33 WIB

Wujudkan Masyarakat Adil dan Makmur, Program H. A Zaki FKDB Kembangkan Produk Tempe

Konsumen dan Pengelola memperlihatkan produk tempe Program H. A Zaki FKDB. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Program H. A Zaki yang digagas dalam wadah Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) yaitu peningkatan pembangunan kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran fokus pada aspek standarisasi kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.

BACA JUGA: Petani Sukabumi Menuju Gerbang Kemakmuran Bersama FKDB Bursatani

“Kesehatan, pendidikan dan penguatan pemberdayaan ekonomi adalah tiga faktor utama yang sangat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu setiap individu berhak dan harus  dipenuhi standar kesehatan, pendidikan dan ekonominya karena merupakan modal utama agar dapat hidup produktif, bahagia dan sejahtera,” tutur ketua umum FKDB, H. A Zaki, Kamis (13/9/2018).

Dalam upaya mewujudkan sejahtera adil dan makmur tersebut, H. A Zaki mengembangkan usaha produksi tempe dengan merek "Tempe HB dan Tempe Azaki" secara nasional sejak tahun 2014 dan sampai dengan hari ini sudah ada 66 pabrik tempe yang hampir tersebar di seluruh provinsi Indonesia.

Menurutnya, dengan membangun usaha produksi tempe selain menjadi salah satu pilar ekonomi masyarakat yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi dan mampu memberikan sumbangan yang signifikan dalam memperluas lapangan kerja, usaha produksi tempe juga dapat mendukung program pemerintah dalam peningkatan kesehatan masyarakat dengan pemenuhan standar gizi nasional.

H. A Zaki menyebutkan, nilai kandungan gizi tempe sangat tinggi dan komplit bahkan mengalahkan daging. Dengan mengkonsumsi tempe secara rutin, sambungnya, dapat meningkatkan performa kesehatan dan yang lebih hebatnya lagi dengan nilai kandungan gizi lebih tinggi dapat diperoleh dengan harga yang relatif murah.

BACA JUGA: Aa Zaki: Tahun Baru Hijriyah Bangkitkan Semangat FKDB

“Maka tempe sebagai warisan budaya bangsa dalam hal pangan sangat cocok untuk meningkatkan mutu standar gizi masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dengan terpenuhinya standar gizi masyarakat, pemberdayaan ekonomi dan pendidikan yang dilakukan oleh FKDB akan mempengaruhi performance setiap individu dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja, berkarya, berkreasi dan melakukan hal-hal yang produktif untuk Indonesia yang sejahtera adil dan makmur.

Reporter : HUMAS FKDB
Redaktur : KHAERU SOBRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dua perempuan yang berprofesi sebagai caddy golf di Bogor mendapat teror penyiraman cairan putih berbau busuk. "Gak tau sih itu sperma atau apa, yang jelas bau kaya...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan upacara Pengibaran Bendera Pusaka di Istana Kepresidenan pada 17 Agustus akan digelar secara terbatas. Dilansir dari tempo.co, hal ini dilakukan...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria asal Cisolok, Kabupaten Sukabumi ditemukan tergeletak di Cilebut, Kabupaten Bogor. Ia tergeletak pingsan di pinggir jalan dan di dekatnya ikut berserakan sandal dagangannya. Seorang warganet kemudian...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Kepolisian Sektor Tanjung Duren, Jakarta Barat, Komisaris Agung Wibowo mengatakan tawuran antargeng Romusha dan Pesing disiarkan secara langsung di media sosial. "Tawuran mereka rekam dan kemudian live...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya