//
Menu

22 Nov 2020, 21:00 WIB

Pernyataan Pangdam Jaya soal Bubarkan FPI Dinilai Tak Tepat

Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman saat memberikan keterangan lanjutan kasus pengerusakan Polsek Ciracas Markas Puspomad, Gambir, Jakarta, Rabu, 23 September 2020. | Sumber Foto: TEMPO/Muhammad Hidayat

SUKABUMIUPDATE.com - Co-founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, mengatakan bahwa pernyataan Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang mengatakan akan membubarkan Front Pembela Islam (FPI), tak tepat. Secara fungsi, Khairul menegaskan, TNI tak bisa membubarkan ormas.

"Pencopotan baliho adalah urusan penegakan hukum (menyangkut legalitasnya adalah urusan Satpol PP setempat, menyangkut kontennya jika melanggar hukum ya urusan polisi), sedangkan soal pembubaran FPI merupakan wilayah politik," kata Khairul seperti dikutip dari Tempo.co, Ahad, 22 November 2020.

Ia meragukan langkah pencopotan baliho dukungan terhadap Imam Besar FPI Rizieq Shihab, merupakan inisiatif pribadi Pangdam Jaya. Ia melihat tindakan itu merupakan rangkaian peristiwa dan narasi yang dibangun oleh Panglima TNI dalam sekitar sepekan terakhir.

"Artinya, bisa saja hal itu dilakukan atas arahan dan perintah pimpinan," kata dia.

Ia menilai pernyataan Dudung tersebut menegaskan nuansa kental masa lalu, yang masih menonjolkan TNI yang arogan, suka menakut-nakuti, dan menunjukkan lembaga-lembaga lain lemah.

Khairul menegaskan TNI tetap harus diingatkan agar tak terlalu jauh masuk ke ruang politik melampaui mandatnya, yang justru bisa mengancam demokrasi, supremasi sipil, HAM dan ketentuan hukum.

"Bagaimanapun selalu ada pintu masuk bagi TNI untuk ikut terlibat dalam urusan penyelenggaraan negara. Tapi kata kuncinya adalah politik negara. Sepanjang ada kebijakan dan keputusan politik negara yang mendasarinya, ya itu aman bagi TNI," kata dia.

Sumber: Tempo.co

Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satgas penanganan Covid-19 Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, Rabu malam tadi (2/12/2020) sekira pukul 22.00 WIB, ikut membantu proses pemakamanan dengan protokol kesehatan di TPU (tempat pemakaman umum)...

SUKABUMIUPDATE.com - Debenhams, department store asal London, Inggris menutup permanen gerainya setelah Arcadia Group mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Senin lalu. Arcadia Group sendiri tercatat memiliki lebih dari 2.500 gerai...

SUKABUMIUPDATE.com - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di area mushola SPBU Lodaya, Jalan Raya Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (2/12/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat...

SUKABUMIUPDATE.com - Parlemen Jepang telah mengeluarkan Undang-undang untuk memberikan vaksin Covid-19 seluruh warga negara dengan biaya yang ditanggung pemerintah pusat. Dilansir dari Tempo.co, Undang-undang tersebut dikeluarkan setelah majelis tinggi parlemen...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya