Menu

17 Okt 2020, 19:00 WIB

Cegah Susah Sinyal Saat MotoGP 2021, Internet Ngebut di Gili Indah dan Mandalika

Foto areal ruas jalan gerbang barat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. | Sumber Foto: ANTARA/Ahmad Subaidi

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah mempersiapkan segala penunjang pelaksanaan ajang balap sepeda motor MotoGP 2021 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Mulai dari membangun sirkuit, memperluas Bandara Internasional Lombok, membenahi penginapan, dan akses ke sejumlah destinasi wisata di sana.

Baru-baru ini, pemerintah membangun jaringan fiber optic untuk mendukung akses internet bagi wisatawan yang datang berlibur. PT Telkom memasang jaringan fiber optik tersebut di Kabupaten Lombok Utara setelah sebelumnya memasang di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika di Lombok Tengah.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah melihat langsung pemasangan jaringan fiber optic di Lombok Utara. Pemasangan kabel tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah Provinsi NTB dan PT Telkom Area NTB untuk memperluas layanan berbasis digital hingga ke destinasi wisata, seperti Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.

Zulkieflimansyah mengatakan jaringan fiber optic ini harus dipasang karena MotoGP adalah ajang internasional. "Sehingga orang dari negara mana pun bisa menyaksikan dengan kualitas bagus," ujarnya pada Jumat, 16 Oktober 2020. Fiber optic dapat mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. "Kalau kabel fiber optic ini sudah terpasang, maka jaringan internet di kawasan Gili akan semakin ngebut."

Di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, terutama di pinggir lintasan sirkuit MotoGP sudah terpasang fiber optic agar wisatawan dapat menyaksikan acara balapan itu dengan baik. Manager Network Area Telkom Nusa Tenggara Barat, Didik Tri Prasetyo mengatakan di Gili Indah, yang terdiri dari Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air sudah terpasang kabel laut sejauh 10 kilometer untuk meningkatkan layanan koneksi internet.

Koneksi internet di sana selama ini menggunakan frekuensi radio dengan kapasitas terbatas, yakni 3 kali 1 gigabita. Melalui fiber optic ini kapasitasnya mencapai satu terabita atau 1.000 gigabita. Telkom juga menyediakan kabel darat dua jalur dari arah Gerung - Bandara Internasional Lombok - Kuta Mandalika sepanjang 53 kilometer, dan kabel laut Mandalika - Nusa Penida - Bali selatan Sanur sejauh 190 kilometer guna kepentingaan perhelatan MootGP.

Chairman Gili Hotel Association, Lalu Kusnawan mengatakan akses data diperlukan untuk layanan wisatawan yang menginap. "Kebutuhan akses internat ini sangat besar,'' ujarnya. Dari awal sudah ada beberapa provider internet yang melayani cukup bagus. Untuk jangka panjang memang diperlukan layanan internet yang stabil. "Saya berharap pelayanan internet bisa lebih baik karena menggunakan kabel fiber optic, sehingga lebih stabil."

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil seleksi penerimaan CPNS 2019 akhirnya resmi diumumkan serentak pada, Jumat, 30 Oktober 2020. Dari kuota 254.173 orang yang dibuka sejak awal, tidak semuanya berhasil terisi. "Ada beberapa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ayo selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan kedisiplinan mematuhi kombinasi protokol kesehatan bisa menurunkan risiko penularan Covid-19 bahkan sampai 99,99 persen. “Ternyata 3M sangat ampuh...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki musim libur panjang dan cuti bersama pengujung Oktober 2020, anggota kepolisian lalu lintas Polres Sukabumi menyisir sejumlah objek wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2020). Dalam kesempatan...

SUKABUMIUPDATE.com - Memanaskan makanan sudah jadi kebiasaan bagi masyarakat perkotaan. Entah karena kesadaran untuk tidak membuang-buang makanan atau tidak memiliki waktu untuk memasak makanan segar.  Banyak yang mengatakan bahwa makanan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya