Menu

29 Sep 2020, 07:00 WIB

Satgas Covid-19: Tes Usap Diutamakan di Tempat Risiko Tinggi Agar Tak Mubazir

Kepala BNPB Doni Monardo saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 22 September 2020. | Sumber Foto:TEMPO/M Taufan Rengganis

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan tes usap massal diprioritaskan untuk daerah-daerah dengan risiko penularan yang tinggi. Hal ini disampaikan Doni menjawab desakan agar pemerintah melakukan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment kepada masyarakat guna menekan kasus Covid-19.

"Kalau untuk tes massal itu harus kita perhitungkan di tempat yang risiko tinggi supaya reagen tidak mubazir," kata Doni dalam konferensi pers virtual, Senin, 28 September 2020.

Doni mengatakan setiap satu kali tes swab memerlukan biaya besar. Meski begitu, ia berujar pemerintah tetap berupaya memperbanyak kapasitas tes di seluruh provinsi di Tanah Air.

"Kami berusaha sebisa mungkin untuk memperbanyak tes dan merata di seluruh provinsi," ujar Doni.

Doni mengatakan, kemampuan tes Indonesia oleh pemerintah dan dukungan swasta saat ini sudah mencapai lebih dari 30 ribu spesimen per hari. Dia menyebut kemajuan angka ini sudah cukup bagus, kendati belum memenuhi standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) agar Indonesia menguji 38 ribu orang per hari.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 sebelumnya menyatakan ada delapan provinsi yang menjadi perhatian utama pemerintah lantaran memiliki laju kasus Covid-19 tinggi. Yakni Provinsi Jawa Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, dan Papua.

Seusai rapat di Istana Presiden hari ini, Doni mengaku mengusulkan agar Bali dan Aceh juga masuk dalam provinsi prioritas. "Karena mengalami peningkatan yang cukup tinggi," kata Doni dalam jumpa pers virtual di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 28 September 2020.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil seleksi penerimaan CPNS 2019 akhirnya resmi diumumkan serentak pada, Jumat, 30 Oktober 2020. Dari kuota 254.173 orang yang dibuka sejak awal, tidak semuanya berhasil terisi. "Ada beberapa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ayo selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan kedisiplinan mematuhi kombinasi protokol kesehatan bisa menurunkan risiko penularan Covid-19 bahkan sampai 99,99 persen. “Ternyata 3M sangat ampuh...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki musim libur panjang dan cuti bersama pengujung Oktober 2020, anggota kepolisian lalu lintas Polres Sukabumi menyisir sejumlah objek wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2020). Dalam kesempatan...

SUKABUMIUPDATE.com - Memanaskan makanan sudah jadi kebiasaan bagi masyarakat perkotaan. Entah karena kesadaran untuk tidak membuang-buang makanan atau tidak memiliki waktu untuk memasak makanan segar.  Banyak yang mengatakan bahwa makanan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya