Menu

24 Peb 2020, 15:10 WIB

Survei: Elektabilitas PKS Salip Nasdem-PKB, Dinilai Paling Islami

Seorang pendukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menempelkan sjeumlah stiker berlambangkan PKS pada kampanye perdana di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, (16/3). | Sumber Foto:TEMPO/Subekti

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil sigi lembaga survei Indo Barometer menunjukkan elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melesat naik. Melansir dari tempo.co, dari hasil survei, elektabilitas PKS kini menempati peringkat keempat, padahal dalam pemilihan legislatif 2019 lalu berada di posisi ke tujuh.

Dukungan publik terhadap parpol untuk tingkat DPR RI yang paling banyak dipilih adalah PDI Perjuangan 24,8 persen, kemudian Gerindra 14,8 persen, Golkar 8,1 persen, PKS 7,8 persen, PKB 5,6 persen dan Demokrat 5,5 persen. “Partai lainnya kurang dari 5,0 persen dan yang masih menjawab rahasia/tidak tahu/tidak jawab sebesar 22,4 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari, di Hotel Atlet Century Jakarta Minggu, 23 Februari 2020. 

Menurut survei, ada lima alasan utama publik memilih partai politik, yakni; kerja partai bermanfaat untuk masyarakat, suka dengan tokoh atau kader partainya, partai pilihan sejak dulu, dekat dengan rakyat, dan sesuai hati nurani.

PDIP sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi lekat dengan imej dekat dengan rakyat, kerja partai bermanfaat untuk masyarakat, dan partai pilihan sejak dulu. Gerindra banyak didukung karena kesukaan responden terhadap tokoh atau kader partainya dan sesuai dengan hati nurani. Akan halnya Golkar dipilih karena dianggap sebagai partai pilihan sejak dulu.

Sebanyak 52,3 persen responden mengenal PKS sebagai partai Islam. “Yang berpendapat PKS sebagai partai yang mempunyai komitmen sebanyak 25,0 persen," ujar Qodari.

Untuk PKB, hanya 27,3 responden yang menganggap mereka partai Islam dan PPP hanya 18,2 persen.

 

Sumber : tempo.co

 

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kolaborasi yang solid antara berbagai elemen masyarakat santri dan pesantren penting untuk mewujudkan akselerasi perekonomian rakyat di tengah pandemi yang beri dampak...

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Alternatif Nagrak, tepatnya di Kampung Pamuruyan, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/10/2020) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Mobil bak terbuka atau...

SUKABUMIUPDATE.com - Pelayanan Kantor Telkom cabang Cicurug, Kabupaten Sukabumi sementara ditutup. Hal itu disampaikan kepada masyarakat melalui surat bertuliskan "Pelayanan Sementara Ditutup" yang disematkan pada pos satpam. Kabar beredar, penutupan ini...

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan kasus terkonfirmasi positif bertambah 4.432 orang, pada Kamis, 22 Oktober 2020. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan sampai pukul 12.00 WIB, jumlah kasus harian positif...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya