Menu

25 Jan 2020, 02:00 WIB

Roy Suryo Duga Sejarah PBB di Wikipedia Diubah Sunda Empire

Politikus Partai Demokrat, Roy Suryo ditemui awak media di Polda Metro Jaya pada Jumat, 24 Januari 2020. | Sumber Foto:Tempo/M Yusuf Manurung

SUKABUMIUPDATE.com - Politikus Partai Demokrat, Roy Suryo, menduga sejarah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Wikipedia telah diubah atau disunting oleh Sunda Empire. Dugaan itu didapat setelah Roy menelusuri alamat internet protocol (IP) sang penyunting.

"IP anonim itu merujuk ke Sunda empire. Dia secara kasar dan tidak ilmiah telah mengubah sejarah melalui Wikipedia," kata Roy Suryo di Polda Metro Jaya, Jumat, 24 Januari 2020.

Roy Suryo mengatakan akun anonim yang merujuk ke Sunda Empire itu membuat keterangan di Wikipedia bahwa PBB didirikan di Gedung Isola, Lembang, Bandung. Menurut dia, penyuntingan terjadi pada 22 Januari 2020 atau sehari setelah petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana, tampil di acara Indonesia Lawyer Club (ILC) yang diselenggarakan oleh stasiun televisi TV One.

"Kalau kita mengakses sejarah tentang PBB dan sejarah NATO yang muncul adalah sejarah palsu yang dibuat Sunda Empire itu. Ini bahaya," kata ahli telematika itu.

Roy telah melaporkan masalah ini ke Polda Metro Jaya. Selain mengubah sejarah PBB di Wikipedia, Roy juga mempermasalahkan ucapan Rangga Sasana yang menyebut bahwa Pakualaman merupakan bentukan Belanda dan berasal dari Solo, bukan Yogyakarta.

"Pakualaman itu asalnya dari Yogyakarta. Bagian dari Keraton Yogyakarta dan tak berpihak kepada Belanda," ujar pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo ini.

Laporan Roy Suryo diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/350/I/YAN2.5/2020/SPKTPMJ. Pelaku dilaporkan dengan Pasal 27 Ayat 3 juncto Pasal 45 Ayat 3 dan atau Pasal 31 juncto Pasal 48 dan atau Pasal 35 juncto Pasal 51 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Tindak Pidana dan atau Pasal 310 dan atau Pasal 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan kemunculan video Sunda Empire di media sosial pada pertengahan Januari 2020. Orang-orang dalam kelompok itu tampak mengenakan seragam dan atribut layaknya militer.

Salah satu petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana, menjadi viral karena mengaku organisasinya mampu menghentikan nuklir. Ia lantas diundang ke acara ILC pada 21 Januari lalu. Di acara itu, Roy Suryo juga menjadi pembicara.

 

Sumber : tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala BPR Sukabumi Cabang Parungkuda Agus mengatakan, Tahara atau Tabungan Hari Raya menjadi produk BPR Sukabumi Cabang Parungkuda yang paling diminati masyarakat.  Menurut dia, nasabah Tahara di BPR...

SUKABUMIUPDATE.com - Astra Financial, sebagai salah satu dari tujuh divisi bisnis yang ada dalam Grup Astra di bawah PT Astra International Tbk, kembali hadir untuk berbagi, seiring dengan meningkatnya...

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Lembursitu Kota Sukabumi, tepatnya di sekitar pertigaan Jeruk Nyelap. Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat akibat tertabrak mobil ambulans dari salah...

SUKABUMIUPDATE.com - Anak-anak banyak belajar dari lingkungannya. Seperti tanah liat, karakter mereka mudah dibentuk seseuai keinginan orang tua. Anda dapat memberinya ceramah tentang bagaimana menjadi orang yang baik. Tapi...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya