Menu

17 Jan 2020, 21:30 WIB

Helmy Yahya Dicopot, Karyawan TVRI Segel Ruang Dewan Pengawas

Karyawan TVRI segel ruang kerja Dewan Pengawas. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Menyusul pencopotan resmi Helmy Yahya dari kursi Direktur Utama, Karyawan Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia atau LPP TVRI menyegel ruang kerja Dewan Pegawas. Dalam foto yang diterima Bisnis.com, Jumat 17 Januari 2020 terlihat sejumlah karyawan TVRI berada di lorong di depan ruangan Dewan Pengawas TVRI yang mereka segel itu.

Pintu ruangan Dewan Pegawas disegel menggunakan semacam lakban berwarna merah secara menyilang. Kemudian, pintu itu ditempeli tiga lembar kertas putih bertuliskan "DISEGEL OLEH KARYAWAN TVRI".

Sebelumnya, Helmy Yahya telah resmi diberhentikan oleh Dewan Pengawas TVRI dari jabatan Direktur Utama lembaga penyiaran publik itu. Padahal seharusnya, Helmy menjabat Dirut sampai 2022 mendatang.

Kabar pemberhentian Helmy Yahya dari jabatannya itu dibenarkan oleh anggota komisi I DPR Farhan ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis. "Benar. Besok pak Helmy bikin konferensi pers [terkait kabar pemberhentian itu]," kata Farhan seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya tersiar undangan yang diterima media oleh Helmy Yahya usai beredarnya surat pemberhentiannya yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Pengawas TVRI Arief Hidayat Thamrin, Kamis kemarin. Surat tersebut berisi lima poin yang menjadi dasar pemberhentian Helmy dari jabatannya.

Farhan mengatakan, pemberhentian Helmy Yahya harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2005 pasal 22 sampai pasal 25.

"Dewan Pengawas TVRI harus bisa membuktikan bahwa pemberhentian sesuai pasal 22 sampai dengan 25 PP Nomor 13/2005 atau kalau tidak bisa membuktikan maka bisa menimbulkan sengketa hukum," kata Farhan.

Ia menambahkan, Dewas TVRI juga harus bisa menjaga agar sengketa hukum tersebut tidak mengganggu kinerja TVRI yg akan diawasi langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan DPR RI.

Sebelum diberhentikan, Helmy Yahya dinonaktifkan dari posisinya oleh Dewan Pengawas TVRI. Hal ini mengacu pada SK Dewan Pengawas Nomor 3/2019.

“Memutuskan, menonaktifkan sementara Sdr. Helmy Yahya sebagai direktur utama lembaga penyiaran TVRI. Selama nonaktif sementara sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Televisi Republik Indonesia, yang bersangkutan tetap mendapatkan penghasilan sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Televisi Republik Indonesia," papar SK yang diterima Bisnis.com pada Kamis 5 Desember 2019 lalu.

Dalam surat itu disebutkan bahwa posisi Helmy Yahya akan digantikan oleh Supriyono sebagai Plt. Harian Direktur Utama lembaga penyiaran TVRI.  Saat ini, posisi Supriyono merupakan Direktur Teknik TVRI.

Helmy Yahya sendiri telah mengirimkan pesan melalui WhatsApp ke sejumlah awak media. Ia menyatakan akan menempuh jalur hukum atas pemecatannya ini.

 

Sumber : tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Anak-anak banyak belajar dari lingkungannya. Seperti tanah liat, karakter mereka mudah dibentuk seseuai keinginan orang tua. Anda dapat memberinya ceramah tentang bagaimana menjadi orang yang baik. Tapi...

SUKABUMIUPDATE.com - Selain daunnya, buah kelor juga memiliki banyak khasiat yang tak kalah hebat. Buah yang sering disebut moringa ini berpotensi untuk mencegah berbagai penyakit. Jika daun dan bunganya...

SUKABUMIUPDATE.com - Sepuluh tahun penantian warga Desa Bojongkalong, Kecamatan Nyalindung mendapatkan akses jalan yang layak, akhirnya terjawab. Hal itu setelah Jalan Cijangkar- Wangunreja dibuat mulus setelah dilaksanakan perbaikan. Jalan...

SUKABUMIUPDATE.com - Satu lagi potensi wisata yang belum banyak dijamah di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi. Namanya Pantai Karang Rempag. Letaknya di Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap. Pantai Karang Rempag membentang dengan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya