Menu

20 Nov 2019, 16:57 WIB

Pelamar CPNS Diminta Tak Unggah Nomor NIK dan KK di Medsos

Tak hanya formasi umum dan formasi khusus cyber security, rekrutmen CPNS 2019 juga dibuka untuk formasi khusus yang terdiri dari lulusan terbaik (cumlaude) dan diaspora, nilai kumulatif yang harus dilampaui adalah 271 dengan nilai TIU minimal 85. | Sumber Foto:(dok KemenpanRB)

SUKABUMIUPDATE.com - Peserta seleksi calon pegawai negeri sipil 2019 atau CPNS 2019 diminta tidak mengunggah nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga di media sosial.

Unggahan nomor NIK dan KK dilakukan sejumlah masyarakat saat melaporkan kendala saat mendaftarkan diri di portal SSCN, namun ditolak lantaran memiliki perbedaan pada data kependudukan.

Akun twitter Lapor Kementerian Dalam Negeri mengingatkan agar masyarakat tidak mengunggah NIK dan KK di media sosial termasuk di kolom komentar

"Kepada pelapor mohon untuk tidak memposting No NIK dan No KK melalui comment di sosial media dan mention, No NIK dan KK adalah data pribadi yang harus kita jaga kerahasiaanya bersama-sama," tulis akun @laporkemendagri, Rabu, 20 November 2019.

Pelapor diminta cukup menyampaikan penyampaian keluhan melalui akun call center kependudukan dan catatan sipil di @ccdukcapil atau menghubungi nomor 15005037.

Selain dua alternatif itu, pelapor juga dapat menyampaikan keluhannya perihal perbedaan data di NIK maupun KK ke nomor whatsapp 08118005373 atau dapat mengirimkan email ke callcenter.dukcapil@gmail.com.

Sejumlah keluhan disampaikan warganet terkait pendaftaran CPNS. Sebagian tidak dapat mendaftar karena tidak singkronnya di NIK yang dimiliki dengan catatan kependudukan. Selebihnya meski telah melakukan perubahan, namun akun SSCN disebut belum memperbarui data yang ada.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak orang yang memperlakukan cokelat seperti sesuatu yang menakutkan. Ada yang bilang cokelat bikin gemuk, bikin gigi rusak, atau hanya menambah kalori kosong. Apa benar?  Dikutip dari Tempo.co,...

SUKABUMIUPDATE.com - Musim pancaroba ditandai dengan perubahan cuaca atau suhu udara yang tidak menentu, seperti banyak angin dan hujan. Perubahan ini dinilai dapat meningkatkan potensi munculnya berbagai penyakit. Menguti Tempo.co,...

SUKABUMIUPDATE.com - Anak-anak dikenal aktif bergerak, melakukan kegiatan bereksplorasi sambil bermain. Saat bermain itulah, anak berisiko terjatuh, terluka hingga tak jarang menyebabkan benjol di kepala. Lalu apa pertolongan pertama yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Bukan hanya pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, Indonesia juga masih dihantui ancaman penyakit TBC atau Tuberculosis. Dilansir dari Suara.com, menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya