//
Menu

02 Nov 2019, 16:53 WIB

PKS Soal Celana Cingkrang: Mungkin Menteri Agama Tidak Tahu Gaya

Ilustrasi celana cingkrang. | Sumber Foto:Shutterstock

SUKABUMIUPDATE.com - Juru bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Fathul Bari, meminta Menteri Agama Fachrul Razi agar berfokus kepada hal substansif dalam memerangi radikalisme. Menurut dia, Fachrul seharusnya tidak perlu mempermasalahkan pemakaian cadar atau celana cingkrang oleh aparatur sipil negara (ASN).

Fathul menuturkan celana cingkrang sudah jadi tren busana kekinian dan tidak lagi identik dengan ajaran agama tertentu. "Menteri agama tidak tahu karena mungkin beliau orang tua. Bisa jadi tidak paham bahwa gaya anak sekarang pakai celana ada yang cingkrang dan sebagainya," kata Fathul di Kedai Sirih Merah, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Sabtu, 2 November 2019.

PKS akan mendukung langkah pemerintah dalam memerangi radikalisme asal menyentuh ke hal yang substansif, bukan simbolik. "Tapi kemarin first impressionnya menurut kami cukup buruk dengan akhirnya melihat hal itu sebagai suatu hal yang diidentikkan dengan ciri-ciri orang yang radikal," kata Fatchul.

Fachrul Razi mengatakan penggunaan celana cingkrang oleh aparatur sipil negara (ASN) tidak sesuai aturan. Ia menyinggung pemakaian cadar dengan kondisi keamanan dan mengaitkannya dengan kasus penusukan mantan Menko Polhukam, Wiranto, yang salah satu pelakunya wanita memakai cadar.

Pernyataan Fachrul menuai kritik dari sejumlah kalangan. Belakangan ia meralat dan menyatakan tidak ingin melarang pemakaian cadar atau celana cingkrang melainkan sebatas mengeluarkan rekomendasi.

Menurut Fachrul, ia hanya menyampaikan jika di dalam agama Islam tidak ada dalil yang menguatkan atau melarang untuk mengenakan cadar. Penggunaan cadar, kata dia, dikembalikan ke kebijakan instansi masing-masing. "Kami merekomendasi tidak ada ayat-ayat yang menguatkan tapi juga enggak ada yang melarang. Silakan saja."

SUMBER: TEMPO.CO

 

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

Hari Bebas Ongkir...

Oleh: dindasifa26@gmail.com – Netizen  Selamat Hari Guru Nasional (HGN) 2020. Semenjak pandemi Covid-19 meruak di Indonesia, semua aktivitas yang mengharuskan untuk berkerumun atau berkumpul dikurangi, bahkan dihentikan. Termasuk Kegiatan Belajar...

SUKABUMIUPDATE.com - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi secara kelembagaan menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf atas beredarnya video yang salah satunya menyebut LSM dan Media mengobok-ngobok kepala...

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Kota Sukabumi kembali mencatat adanya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia. Berdasarkan data yang diberikan kepada awak media pada Rabu (25/11/2020),...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya