Menu

10 Okt 2019, 11:07 WIB

Tujuh Rumah dan Sekolah Rusak Akibat 'Hujan Batu', Emil: Tindak Tegas

Sebuah rumah di Tegalwaru, Purwakarta, rusak berat tertimpa batu besar dari ledakan galian C, Selasa (8/10/2019). | Sumber Foto:[Ayobandung.com/Ayopurwakarta.com]

SUKABUMIUPDATE.com - Peristiwa 'hujan batu' yang menyebabkan tujuh rumah warga di Kampung Cihandeuleum, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta rusak berat, mendapat sorotan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (8/10/2019), sempat menghebohkan warga dan jagat maya karena selain menyebabkan tujuh rumah rusak parah, satu sekolah juga mengalami hal yang sama.

Untuk mengusut peristiwa tersebut, Ridwan Kamil mengatakan telah meminta Polda Jabar menindak tegas pelaku pertambangan yang telah membahayakan masyarakat.

"Tadi saya sudah koordinasi dengan Pak Kapolda (Jabar), saya perintahkan untuk segera menindak tegas. Mungkin ada izinnya mungkin tidak. Kalau ada izinnya, prosedur keamanannya pasti tidak diperhatikan," ungkapnya ketika ditemui Ayobandung.com-jaringan Suara.com di Gedung Pakuan, Rabu (9/10/2019).

Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengatakan hal tersebut merupakan kecerobohan sekalipun perusahaan yang mengoperasikan pertambangan, PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) telah mengantongi izin.

"Karena saya lihat videonya itu batu sebesar-besar mobil, sebesar motor menghancurkan rumah, alhamdulillah tidak ada yang meninggal. Kalau kejadian ini adalah kecerobohan pidana," jelasnya.

Emil juga berjanji akan melakukan evaluasi agar tidak terulang kembali kejadian serupa di Purwakarta maupun daerah lainnya.

"Kita tentu akan evaluasi, jangan sampai demi satu-dua perusahaan, rakyat Purwakarta terkorbankan. Kita akan evaluasi, ini kejadian luar biasa dan Pak Kapolda sudah bekerja," jelasnya.

Setelah dievaluasi, Emil mengatakan, pihaknya akan menjatuhkan sanksi sesai dengan peraturan yang berlaku.

"Harus sesuai dengan kadar kesalahannya ya. Kalau terbukti, kita cabut," katanya.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar proses pengujian spesimen bisa lebih dipercepat dengan target hingga 20 ribu per hari. Dengan begitu, pemerintah berencana untuk merekrut relawan besar-besaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan tak akan ada penundaan Pilkada 2020. Pilkada yang telah digeser jadwalnya menjadi 9 Desember 2020, akan tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya