Menu

24 Agu 2019, 14:33 WIB

Warga Sukabumi Kenal Nggak? Polisi Bikin Sketsa Wajah Mayat Tinggal Belulang

Sketsa wajah jasad lelaki tinggal tulang belulang di Tanjung Priok. | Sumber Foto:Dok. Polisi.

SUKABUMIUPDATE.com - Identitas jasad lelaki yang tinggal tulang belulang yang ditemukan di kawasan Tanjung Priok masih belum diketahui. Meski sketsa wajah korban telah disebar, namun belum ada masyarakat yang melapor merasa kehilangan pihak keluarga.

"Ya jadi kita sudah menyebarkan sketsa. Sampai sekarang belum ada masyarakat yang mengenali atau keluarga yang merasa hilang dan melapor ke kita," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto kepada wartawan Sabtu (24/8/2019).

Budhi menyebut pihaknya telah menyebarkan sketsa wajah tersebut di media sosial. Diantaranya di grup WhatsApp.

"Sudah disebar ke grup-grup WhatsApp, medsos sudah kita sebarkan. Secara fisik juga sudah meminta kepada jajaran Polres lain juga, meminta bantuan," sambungnya.

Lebih jauh, polisi belum dapat mengidentifikasi penyebab kematian jasad lelaki yang diperkirakan sudah setahun meninggal itu.

Sebab, bentuk jasad yang tersisa tulang menjadi kendala untuk mencari tanda-tanda bekas kekerasan.

"Kita belum bisa menyimpulkan dari situ karena prosesnya panjang. Karena sudah jadi tulang tidak bisa kita lihat tanda kekerasan di tulang itu. Parah pun kita belum bisa memastikan parahnya karena pidana. Bisa saja jatuh dan lainnya," imbuh Budhi.

Dari gambar sketsa wajah yang disebar, korban diketahui memunyai jenis rambut pendek. Pada bagian kepala depan korban tidak ditumbuh rambut.

Selain itu, korban terlihat memiliki kumis dan janggut. Korban digambarkan seperti lelaki paruh baya.

Jasad tersebut pertama ditemukan oleh tukang rumput. Saat melintas, tukang rumput tersebut melihat ada tulang belulang.

Tulang belulang itu ditemukan berserakan tanpa terbungkus apapun. Selain itu, tulang tersebut sudah rapuh.

Polisi memperkirakan, jasad tersebut telah meninggal sekitar satu tahun lalu. Hal tersebut diketahui usai polisi menerima keterangan lisan dari laboratorium forensik.

Selain itu, polisi menduga jasad berbentuk tulang belulang tersebut berjenis kelamin laki-laki. Hal tersebut diketahui dari ikat pinggang yang ditemukan di sekitar lokasi.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah pandemi corona, semua anggota keluarga terpaksa berada rumah sepanjang hari selama beberapa minggu untuk social distancing. Dilansir dari tempo.co, ini tak hanya membuat orang tua...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi II DPR RI menyatakan sepakat atas penundaan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 imbas dari pandemi virus corona Covid-19. Dilansir dari suara.com, kesepakatan itu didapat usai Komisi II...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak munculnya wabah virus Corona atau Covid-19, Wedang Jahe Beras Hitam produksi rumah pamer beras hitam Saung Palapah Katersna, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi justru...

SUKABUMIUPDATE.com - Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengaku baru akan mempertimbangkan karantina wilayah secara parsial apabila hasil pemeriksaan Covid-19 sudah bisa didapat. Sebelumnya, Fahmi mengaku sudah mengirim sampel 60 warga...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya