Menu

11 Agu 2019, 20:30 WIB

Warga Kota Cirebon Gunakan Daun Jati untuk Bungkus Daging Kurban

Umat muslim menata daging kurban di atas daun jati sebelum didistribusikan saat perayaan Idul Adha 1440 H di Masjid Margoyuwono, Panembahan, Keraton, Yogyakarta, Ahad, 11 Agustus 2019. | Sumber Foto:Antara

SUKABUMIUPDATE.com - Tumpukan daun jati terlihat di salah satu sudut di halaman masjid As Asalam, RW 08 Merbabu Asih, Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Ahad, 11 Agustus 2019. Sejumlah ibu-ibu terlihat mengelilingi 4 ember besar yang berisi potongan-potongan daging kurban. Seorang ibu kemudian mengambil dua lembar daun jati, memasukkan beberapa potong daging kurban lalu mengemasnya seperti membungkus nasi jamblang.

Tidak seperti di daerah lain yang masih menggunakan plastik, di RW 08 Merbabu Asih mulai tahun ini menggunakan lembaran-lembaran daun jati untuk membungkus daging kurban yang baru dipotong. “Tadi jumlah hewan kurban ada 21 ekor. Semuanya domba,” ujar Agus Supriono, Ketua RW 08 Merbabu Asih.

Daun jati dipilih warga untuk membungkus daging kurban karena pohonnya banyak terdapat di tempat itu. Sehingga mereka tinggal memetiknya tanpa harus membeli. Selain itu, penggunakan daun jati juga sesuai dengan ciri khas Cirebon. “Di Cirebon ini kan ada nasi jamblang. Yang nasinya dibungkus dengan daun jati,” ungkap Agus.

Menurutnya membungkus daging kurban dengan daun jati justru akan menghilangkan bau prengus khas domba yang cukup menyengat. Setelah itu, warga pun tidak perlu antri untuk mengambil daging kurban ke masjid. Mereka cukup menunggu di rumah karena remaja-remaja masjid berkeliling mengantarkan daging-daging kurban itu.

Sejak ditetapkan sebagai kampung pro-iklim, RW 08 Merbabu Asih terus berupaya membuat lingkungan mereka lebih ramah lingkungan. Warga bahkan sudah memilah-milah sampah di rumah selanjutnya mendaur ulang sampah yang bisa didaur ulang. Selain itu, warga pun memiliki bank sampah di lingkungan mereka.

Karena itu, pada hari raya idul adha kali ini, mereka memulainya dengan menggunakan daun jati untuk membungkus daging kurban. “Sesuai dengan program pemerintah, kami juga terus berupaya mengurangi penggunaan kantong plastik,” ucap Agus.

SUMBER: TEMPO.CO

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Heboh, Lukisan Kuda Bikinan Bocah 6 Tahun Ini Dijual Rp 31 Miliar! Seorang lelaki asal Moskow, Rusia menjadi bahan perbincangan nasional di negaranya setelah secara percaya diri menjual...

SUKABUMIUPDATE.com - Spot Bagalbatre Pantai Ujung Genteng, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi dipoles semakin cantik dan jadi spot favorit bagi para wisatawan. BACA JUGA: Makna Dibalik Icon Baru Pantai...

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah mengunjungi SMAN 2 Kota Sukabumi, SMAN 1 Cikembar, SMAN 1 Palabuhanratu, dan SMAN 1 Kota Sukabumi, kini gilian SMAN 1 Sukaraja yang dikunjungi oleh Duta Kampus...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam waktu dekat ini akan menyelenggarakan Festival Buah Kabupaten Sukabumi 2020.   BACA JUGA: Distan Salurkan Bantuan Alsintan Kepada Kelompok Tani Sukabumi Festival buah itu digagas oleh Dinas...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya