Menu

08 Agu 2019, 09:58 WIB

Kebakaran Hutan Gunung Ceremai, 61 Pendaki Diungsikan

Ilustrasi kebakaran hutan. | Sumber Foto:REUTERS

SUKABUMIUPDATE.com - Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Ceremai terjadi sejak Rabu siang hingga Kamis dinihari, 8 Agustus 2019. Kerugian dan jumlah lahan yang terbakar belum bisa diperkirakan.

Kepala BPBD Kuningan, Agus  Mauludin, menjelaskan saat titik api menyebar ke arah atas dan angin bertiup ke arah selatan. Menurut dia, kondisi cuaca cerah dan angin bertiup hingga kebakaran menyebar, “Sampai malam ini kami terus melakukan pemantauan, semoga dalam waktu singkat kami bisa memadamkan api,” kata Agus kepada Tempo.

Titik api bermula di blok Gua Walet, dekat Puncak Ceremai, titik kordinat 6°54'2.63" S, 108°23'42.93" di wilayah Argalingga, Kabupaten Majalengka. Kepulan asap mulai terlihat sejak Rabu, pukul 13.00 WIB.

Api dan asap menjalar disekitarnya dengan cepat, karena kondisi angin cukup kencang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Majalengka untuk memantau titik api.

BPBD Kuningan memantau di wilayah Jalur Palutungan, tim gabungan, Polri, dan BPBD Majalengka, serta masyarakat dan MPG Apuy bergerak menuju lokasi kebakaran dua jam kemudian, tepatnya pukul 15.00 WIB,  Mereka melakukan evakuasi para pendaki dan berusaha memadamkan titik api.

Tim gabungan berhasil mengevakuasi 61 pendaki di jalur pendakian, di antaranya 25 orang di jalur pendakian Apuy, 31 orang di jalur pendakian Palutungan, dan 5 orang di jalur pendakian Linggarjati. Akibat kebakaran hutan tersebut, Taman Nasional Gunung Ciremai mengeluarkan surat  Pengumuman No : PG.18/T.33/TU/KSA/8/2019 tentang Penutupan jalur Pendakian Taman Nasional Gunung Ciremai selama bencana kebakaran.

Sumber: TEMPO.CO

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat Indonesia khususnya di Jakarta dan sekitarnya akan memasuki minggu keempat social distancing. Pemerintah terus mengimbau agar membatasi aktivitas di luar ruangan guna meminimalkan risiko penyebaran virus...

SUKABUMIUPDATE.com - Kebijakan social distancing serta physical distancing yang diterapkan di berbagai negara telah membuat orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Dilansir dari suara.com, meski ada yang mulai...

SUKABUMIUPDATE.com - Bencana tanah longsor menerjang Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/4/2020) malam. Akibat kejadian ini sebuah rumah di Kampung Sundawenang RT 25/11, Desa Sundangwenang, rusak setelah tertimpa...

SUKABUMIUPDATE.com - Penyebaran Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru, sulit dihindari saat ini. Melansir dari tempo.co, itu sebabnya Anda disarankan untuk tetap berada di rumah melakukan social...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya