Menu

07 Agu 2019, 11:18 WIB

Begini Upaya Jabar Sinergikan Pembangunan dengan 27 Pemda Kabupaten/Kota

Plh. Sekretaris Daerah Jabar, Daud Ahmad, saat membuka Rapat Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Dekonsentrasi, serta Tugas Pembantuan oleh Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat Tahun 2019 di Hotel Grandia, Kota Bandung, Jabar, Senin (5/ | Sumber Foto:(Dok : Pemdaprov Jabar).

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar), di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum, terus menyinergikan pembangunan dengan 27 pemerintah daerah (pemda) kabupaten dan kota di Jabar.

Hal tersebut diungkapkan Plh. Sekretaris Daerah Jabar, Daud Ahmad, saat membuka Rapat Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Dekonsentrasi, serta Tugas Pembantuan oleh Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat Tahun 2019 di Hotel Grandia, Kota Bandung, Jabar, Senin (5/8/2019).

"Di Jawa Barat, melalui kepemimpinan gubernur yang baru ini (Ridwan Kamil), kami sudah mulai menemukan cara-cara atau strategi supaya hubungan antara gubernur dengan bupati dan wali kota bisa berjalan selaras," katanya.

Menurut Daud, salah satu cara Pemdaprov Jabar menyelaraskan pembangunan dengan pemda adalah menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Umum dalam Rangka Gubernur sebagai Wakil Pemerintahan Pusat (Kopdar - GWPP).

Lewat program tersebut, koordinasi dan sinkronisasi Pemdaprov Jabar dengan pemerintah kabupaten/kota menguat. Selain itu, Kopdar - GWPP juga menjadi wadah bagi kepala daerah untuk mengutarakan inovasi pembangunan di daerahnya.

"Mudah-mudahan upaya ini dapat lebih mudah menyinergikan program-program pembangunan pusat, provinsi dan kabupaten/kota," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Daud menyatakan, gubernur sebagai wakil pemerintah sekaligus perpanjangan tangan presiden bertugas memastikan pelaksanaan urusan di daerah kabupaten/kota berjalan lancar dan sesuai kebijakan.

"Pelaksanaan tugas dan wewenang gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dimaksudkan untuk memberikan kontribusi bagi berlangsungnya penyelenggaraan pemerintahan daerah secara efesien, efektif dan berkesinambungan," katanya.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan penambahan pasien baru Covid-19 hari ini, Rabu, 3 Juni 2020, mencapai 684 orang. "Sehingga total menjadi 28.233 kasus," kata...

SUKABUMIUPDATE.com - Setidaknya 127 wartawan di 31 negara di dunia meninggal setelah terinfeksi virus corona dalam tiga bulan terakhir. Lembaga nirlaba yang bermarkas di Jenewa, Swiss, Press Emblem Campaign...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut insentif bagi tenaga medis di tengah pandemi Covid-19 baru cair Rp 10,45 miliar dari total Rp 5,6 triliun. Dia menjelaskan dana Rp 10,45...

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) penerapan PSBB proporsional sebagai persiapan menuju normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di seluruh kabupaten/kota Jawa...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya