Menu

22 Mei 2019, 20:36 WIB

Wiranto Bilang Pembatasan Fitur Medsos untuk Keamanan Nasional

Wiranto. | Sumber Foto:ANTARA/Nova Wahyudi.

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengklaim pemerintah memiliki landasan hukum untuk membatasi fitur media sosial. Dia mengatakan pemerintah tak pernah gegabah menerapkan suatu kebijakan.

"Nanti tim hukum akan menjelaskan, kami tidak pernah gegabah dan mencoba untuk menabrak hukum," kata Wiranto di kantornya, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.

Wiranto mengatakan kebijakan ini diambil demi kepentingan keamanan nasional, yakni mencegah munculnya hoaks mengenai demo 22 Mei dan penerapan hasil pemilu 2019. "Kalau sudah ke arah sana (keamanan nasional) dan alasannya sangat rasional saya kira enggak apa-apa," katanya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan landasan hukum pembatasan media sosial adalah Undang-Undang Teknologi dan Transaksi Elektronik. Dia mengatakan inti dari aturan itu adalah meningkatkan literasi, kemampuan, kapasitas dan, kapabilitas masyarakat tentang digital. "Kedua manajemen dari konten termasuk melakukan pembatasan," katanya.

Rudiantara mengatakan pembatasan dilakukan dengan memperlambat kecepatan mengunggah dan mengunduh video dan gambar di aplikasi WhatsApp, Instagram dan Facebook. Dia mengatakan pembatasan ini hanya dilakukan sementara.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah mengembangkan pembudidayaan lobster, bukan ekspor benih lobster. "Prioritas pertama itu budi daya, kita ajak siapa saja,...

SUKABUMIUPDATE.com - Ferrari mendapat peringatan dari federasi otomotif internasional, FIA, karena kedapatan melanggar protokol kesehatan seusai penyelenggaraan Grand Prix Austria akhir pekan lalu. Dilansir dari tempo.co, pebalap Ferrari Charles...

SUKABUMIUPDATE.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada intruksi penghentikan pelayanan untuk warga yang ingin mengakses Jaminan Persalinan (Jampersal) di semua mitra fasilitas kesehatan. Surat Dinkes soal penghentian...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Desa Bojongjengkol Dadan Sutisna, angkat bicara terkait persoalan si gadis pelukis asal Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Feby Ayu Rianti (17 tahun) dengan ibu kandungnya Yani. Dadan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya