Menu

17 Mei 2019, 08:42 WIB

Situng KPU Tetap Dilanjutkan, KPU: Bawaslu Mendukung Transparansi

Pekerja memasukkan data ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Ahad, 21 April 2019. Hasil penghitungan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 tersebut ditampilkan dalam portal pemilu2019.kpu.go.id. | Sumber Foto:ANTARA/Reno Esnir.

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengapresiasi hasil sidang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang memutuskan tidak menutup Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng KPU).

Komisioner KPU, Pramono Ubaid menganggap Bawaslu memiliki komitmen yang dalam keterbukaan informasi publik.  "Sehingga Bawaslu tidak memerintahkan KPU untuk menutup Situng," ujar Pramono melalui keterangan tertulis, Kamis, 16 Mei 2019.

Menurut dia, Bawaslu telah memahami sepenuhnya fungsi penting Situng KPU sebagai media informasi bagi publik untuk mengetahui hasil-hasil pemilu dari seluruh wilayah Indonesia. "Bukan hanya untuk Paslon," kata dia. 

Pramono mengatakan perintah Bawaslu agar memperbaiki prosedur dan tata cara Situng akan ditindaklanjuti oleh KPU. Menurut dia, rekomendasi itu sudah sejalan dengan komitmen KPU untuk mengoreksi jika ada laporan serta temuan salah input. 

Terakhir, kata Pramono putusan Bawaslu sebenarnya menegaskan bahwa proses penetapan hasil pemilu bukanlah melalui Situng. "Penetapan hasil pemilu masih manual berbasis rekapitulasi secara berjenjang."

Dalam persidangan pada 16 Mei 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan KPU melanggar tata cara dan prosedur dalam input data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Putusan itu dibacakan ketua majelis hakim, Abhan, 

"Mengadili dan menyatakan KPU terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar tata cara dan prosedur dalam input data Situng," kata Abhan yang juga Ketua Bawaslu saat membacakan putusan. Atas putusan tersebut, Bawaslu memerintahkan KPU untuk memperbaiki tata cara dan prosedur input data Situng. 

Gugatan soal Situng KPU dilayangkan Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pada 6 Mei 2019. Kubu Prabowo meminta KPU menghentikan Situng karena menuding ada kecurangan dalam input data ke sistem tersebut. Namun, Bawaslu tidak mengabulkan tuntutan untuk menghentikan Situng, melainkan meminta KPU memperbaikinya dalam kurun waktu 3 hari.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Update harian penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi mencatat ada 15 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini, Senin (26/10/2020). Berdasarkan kecamatan, 15 kasus baru tersebut di antaranya...

SUKABUMIUPDATE.com -  Peringatan Sumpah Pemuda tahun 2020 akan jatuh pada Rabu (28/10/2020), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga telah menerbitkan panduan desain materi publikasi Sumpah Pemuda yang ke-92 ini. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Pihak pengembang perumahan Griya Valley, PT Anugerah Bangun Sentosa meminta Pemerintah Kabupaten Sukabumi turun tangan menanggulangi persoalan banjir yang kerap melanda perumahan tersebut.  Hal ini disampaikan setelah dilakukannya...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagai upaya pendisiplinan waga terhadap protokol kesehatan Covid-19, jajaran Polsek Purabaya kembali melakukan operasi yustisi di Jalan Raya Purabaya Kabupaten Sukabumi, Senin (26/10/2020). "Operasi yustisi dengan pembagian masker...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya