Menu

16 Mei 2019, 12:39 WIB

Bawaslu Putuskan KPU Melanggar Prosedur Input Data Situng

Pekerja memasukkan data ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Ahad, 21 April 2019. Hasil Situng milik KPU hanya menjadi sarana informasi untuk publik dan bukan hasil resmi suara Pemilu 2019. | Sumber Foto:ANTARA/Reno Esnir.

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan Komisi Pemilihan Umum melanggar tata cara dan prosedur dalam input data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Putusan itu dibacakan ketua majelis hakim, Abhan, dalam persidangan di kantor Bawaslu, Kamis, 16 Mei 2019.

"Mengadili dan menyatakan KPU terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar tata cara dan prosedur dalam input data Situng," kata Abhan yang juga Ketua Bawaslu saat membacakan putusan.

Atas putusan tersebut, Bawaslu memerintahkan KPU untuk memperbaiki tata cara dan prosedur input data Situng. Anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo, mengatakan perbaikan itu terkait ketellitian dan akurasi input data Situng.

<iframe id="google_ads_iframe_/14056285/tempo.co/desktop_nasional_inarticle_0" style="vertical-align: bottom; height: 1px; width: 1px; border-width: 0px; padding: 0px; margin: 0px;" title="3rd party ad content" name="google_ads_iframe_/14056285/tempo.co/desktop_nasional_inarticle_0" width="1" height="1" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" data-google-container-id="1" data-load-complete="true"></iframe> "KPU dalam menggunakan aplikasi Situng ini harus tetap memperhatikan mengenai ketelitian dan akurasi dalam memasukkan data ke dalam aplikasi sistem. Sehingga, tidak menimbulkan polemik di masyarakat. KPU harus memperhatikan setiap masukan perbaikan data," kata Ratna.

Gugatan soal Situng dilayangkan Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pada 6 Mei 2019. Kubu Prabowo meminta KPU menghentikan Situng karena menuding ada kecurangan dalam input data ke sistem tersebut.

Namun, Bawaslu tidak mengabulkan tuntutan untuk menghentikan Situng, melainkan meminta KPU memperbaikinya dalam kurun waktu 3 hari.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Masa depan bek Bayern Munich David Alaba di klub juara Eropa ini masih belum jelas setelah pembicaraan kontraknya selama berbulan-bulan tak kunjung mencapai kemajuan ke arah kontrak...

SUKABUMIUPDATE.com - Netflix pada pekan ini mengumumkan telah menaikkan harga berlangganannya di Amerika Serikat, demikian diwartakan sejumlah media seperti Digital Trends dan CNBC. Melansir Suara.com, untuk paket standar, harga Netflix...

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak ada yang lebih memuaskan daripada duduk untuk makan malam yang sehat setelah hari yang panjang dan sibuk. Tapi tentu saja, jadwal kita yang kacau dan tidak konsisten...

SUKABUMIUPDATE.com - Bekas bos Google, Eric Schmidt, mengatakan bahwa media sosial kini telah berubah menjadi platform yang menyebarkan gagasan orang-orang gila dan bodoh. Hal ini telah menyimpang dari tujuan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya