Menu

07 Mei 2019, 18:29 WIB

Ahmad Dhani dan Mulan Gagal ke Senayan, Ini Kata Gerindra

Mulan Jameela menemani suaminya, terdakwa musisi Ahmad Dhani untuk mengikuti persidangan lanjutan dugaan ujaran kebencian di PN Jaksel, 17 Desember 2018. Pada sidang sebelumnya, Ahmad Dhani dituntut dua tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). | Sumber Foto:TEMPO/Nurdiansah.

SUKABUMIUPDATE.com - Musikus Ahmad Dhani dan Mulan Jameela gagal lolos pemilihan legislatif 2019. Suami istri itu maju sebagai calon legislator Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Gerindra.

Dhani maju dari daerah pemilihan Jawa Timur 1 yang meliputi Surabaya dan Sidoarjo. Sedangkan Mulan dari dapil Jawa Barat 11 yang meliputi Garut, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya.

"Enggak lolos dua-duanya," kata anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade ketika dihubungi, Selasa, 7 Mei 2019.

Andre mengatakan, suara Dhani kalah dari caleg inkumben Bambang Haryo Sukartono. Sedangkan Mulan juga tak berhasil mengungguli suara caleg-caleg lainnya dari Partai Gerindra.

Istri Ahmad Dhani, Mulan Jameela saat mengikuti aksi solidaritas untuk suaminya di DPP Gerindra, Jakarta, 30 Januari 2019. Aksi Solidaritas Ahmad Dhani digelar sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan atas vonis penjara yang diterima musikus tersebut dalam kasus ujaran kebencian. TEMPO/Nurdiansah

Sebelumnya, keduanya diperkirakan lolos melenggang ke parlemen. Keduanya juga sudah mendapatkan ucapan selamat di media sosial masing-masing. Namun, hasil perhitungan suara yang mutakhir berkata lain.

Andre menyebut kampanye yang tidak maksimal menjadi penyebab gagalnya pasutri pesohor itu lolos ke Senayan. Sebab, Dhani saat ini tengah ditahan di Rumah Tahanan Medaeng, Surabaya, Jawa Timur.

Pentolan grup band Dewa 19 yang divonis bersalah atas kasus ujaran kebencian oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu kini menjalani persidangan kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya.

"Mungkin karena kesibukan. Mas Dhani enggak bisa kampanye kan, enggak maksimal. Mbak Mulan pun enggak bisa kampanye maksimal karena harus bolak-balik Jakarta-Surabaya," kata dia.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satgas Covid-19 Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, merilis data terbaru jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Cluster atau orang dengan riwayat perjalanan.  "Tercatat sebanyak...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat Indonesia khususnya di Jakarta dan sekitarnya akan memasuki minggu keempat social distancing. Pemerintah terus mengimbau agar membatasi aktivitas di luar ruangan guna meminimalkan risiko penyebaran virus...

SUKABUMIUPDATE.com - Kebijakan social distancing serta physical distancing yang diterapkan di berbagai negara telah membuat orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Dilansir dari suara.com, meski ada yang mulai...

SUKABUMIUPDATE.com - Bencana tanah longsor menerjang Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/4/2020) malam. Akibat kejadian ini sebuah rumah di Kampung Sundawenang RT 25/11, Desa Sundangwenang, rusak setelah tertimpa...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya