Menu

06 Mei 2019, 20:40 WIB

Wiranto: Media yang Bantu Langgar Hukum, Kalau Perlu Kami Tutup

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM Wiranto, bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Kepala Staf Presiden Moeldoko, usai rapat di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu, 24 April 2019. | Sumber Foto:Tempo/Egi Adyatama.

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menggelar rapat koordinasi terbatas terkait kondisi setelah Pemilihan Umum atau Pemilu 201.

Dalam sambutannya, Wiranto menyebut rapat koordinasi ini digelar untuk menyoroti kegiatan yang dianggap sudah melanggar hukum setelah pelaksanaan pesta Demokrasi lima tahunan ini. 

Salah satunya, kata Wiranto, rapat ini juga membahas ihwal pihak-pihak tertentu yang mencoba untuk mengadu-domba tentara polisi atau militer. "Dikatakan 70 persen TNI sudah dapat dipengaruhi untuk berpihak kepada langkah-langkah inkonstitusional. Seperti itu harus dibuktikan secara hukum, enggak bisa dibiarkan ngomong seenaknya," kata Wiranto di kantornya, Senin, 6 Mei 2019.

Wiranto mengatakan rapat kali ini akan membahas soal pelanggaran hukum yang terjadi baik sebelum atau sesudah Pemilu. Ia mengatakan pelanggaran yang dimaksud tak hanya sebatas insiden di dunia nyata tetapi juga di media sosial. 

Untuk itu, dalam rapat tersebut, Wiranto mengundang Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Menurut dia, Kementerian Komunikasi dan Informatika memang sudah mengambil langkah tegas di media sosial. Namun, Wiranto ingin ada langkah yang lebih konkret. "Media mana yang nyata-nyata membantu pelanggaran hukum, kalau perlu kami shutdown,kami hentikan. Kami tutup demi keamanan nasional," ujar dia.

Menurut Wiranto, langkah tersebut perlu dilakukan demi keamanan nasional. Sampai berita ini ditulis, rapat masih berlangsung tertutup. Selain Rudiantara, hadir Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pelatih timnas U-16 Indonesia Bima Sakti membutuhkan pemain bermental baja untuk berlaga di Piala Asia U-16 2020. "Pemain yang saya inginkan adalah pemain bermental baja," ujar Bima seperti...

SUKABUMIUPDATE.com - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan, bersama Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyambangi Koperasi Industri Kerajinan Rakyat (Kopinkra)...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang kuli bangunan digebuki polisi di sel tahanan Polsek Percut Sei Tuan, Polres Deli Serdang, Sumatera Utara. Dia mengaku diperlakukan seperti binatang dengan digebuki dan diinjak-injak. Kuli bangunan...

SUKABUMIUPDATE.com - Masitoh (59 tahun ) janda asal Kampung Segel RT 18/05 Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi mengaku tak bisa perbaiki rumah yang nyaris roboh. Ia mengaku mengandalkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya