Menu

Minggu, 17 Maret 2019, 16:16 WIB

Gerindra Benarkan Polda Metro Jaya Tangkap Kerabat Jauh Prabowo

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui awak media di gedung Nusantara I, kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 26 September 2018. | Sumber Foto:TEMPO.CO/Francisca Christy Rosana.

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku sudah mengonfirmasi kabar penangkapan Ramyadjie Priambodo oleh Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya.

Ramyadjie adalah Bendahara Tunas Indonesia Raya (Tidar), organisasi sayap Partai Gerindra. Berdasarkan informasi yang beredar ia juga keponakan calon presiden Prabowo Subianto. Dia dikabarkan ditangkap dengan tuduhan membobol anjungan tunai mandiri Bank Central Asia atau ATM BCA. "Kalau penangkapan kami sudah konfirmasi, ya memang betul sudah ditangkap," kata Dasco kepada Tempo, Ahad, 17 Maret 2019.

Dasco mengatakan Ramyadjie bukan keponakan langsung Prabowo, melainkan kerabat jauh. Dia juga mengaku baru tahu seorang bernama Ramyadjie ini. "Enggak tahu anak dari siapa. Bukan keponakan langsung. Makanya namanya enggak pakai Djojohadikusumo," ujarnya

Kabar penangkapan Ramyadjie ditulis oleh portal www.portal-indonesia.com. Tautan dan tulisan berjudul "Terungkap: Keponakan Prabowo Diringkus Polda Metro Jaya Karena Membobol Bank BCA" itu beredar di aplikasi perpesanan.

Selain kabar penangkapan, beredar pula informasi bahwa uang yang didapat dari membobol ATM BCA itu mengalir ke ormas Tidar dan adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Dasco membantah informasi ini. "Bahwa kemudian uang mengalir ke Tidar dan ke Pak Hashim, itu kami konfirmasi seratus persen tidak benar. Itu hoax," kata Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini.

Dasco mengatakan bakal melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan informasi itu ke polisi. Dia juga meminta kepolisian segera mengklarifikasi kabar bohong itu.

"Kami akan melaporkan akun-akun yang sudah mendiskreditkan Pak Hashim dan keluarga besar Gerindra," ujar Dasco.

Tempo masih berusaha mengkonfirmasi informasi penangkapan tersebut ke Polda Metro Jaya.

Catatan redaksi: Judul dan isi berita ini sudah diubah pada Ahad, 17 Maret 2019 pukul 15.56 WIB karena ada tambahan penjelasan dari narasumber terkait hubungan darah antaraPrabowo dengan Ramyadjie Priambodo.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, kucurkan anggaran Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) APBD Tahun 2019 Rp. 129.250.000 untuk memperbaiki dua ruang kelas SD Negeri Ratumandala, Desa Cipeundeuy,...

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Ekskutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nusantara) menyemprot Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana yang kedapatan selalu bermain dan mengecek layar smartphone saat audensi antara mahasiswa dengan Komisi...

SUKABUMIUPDATE.com - Sudah empat bulan otoritas India melarang salat Jumat diadakan di masjid Jama, masjid terbesar etnis Muslim Kashmir di kota Srinagar. Larangan salat Jumat di masjid berusia 600 tahun...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) tak sepakat dengan hukuman mati bagi pelaku korupsi. Mereka menilai masih banyak hukuman lain yang bisa membuat jera pelaku korupsi. "Masih banyak cara untuk...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya