Menu

Senin, 11 Maret 2019, 15:05 WIB

Ingin Kasus Variatif, KPK Rekrut Penyelidik dari Banyak Instansi

Ketua KPK Agus Rahardjo, memberikan kata sambutan dalam pembukaan diskusi bertema Korupsi dan Krisis Demokrasi di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 29 Januari 2019. Diskusi kerjasama KPK dengan Transparency International Indonesia (TII) tersebut bersamaan deng | Sumber Foto:TEMPO/Imam Sukamto.

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupaya merekrut personel dari bermacam-macam lembaga untuk menjadi penyelidik agar bisa menangani kasus korupsi yang lebih variatif. Lembaga antirasuah itu telah mengirimkan surat permohonan, di antaranya ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Dengan begitu mudah-mudahan kasus yang kami tangani juga jauh lebih bervariasi dan lebih beragam," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung Anti-Corruption Learning Center KPK, Jakarta, Senin, 11 Maret 2019.

Agus mencontohkan perekrutan penyelidik dari OJK memungkinkan KPK menyelidiki korupsi di sektor pasar modal dan perbankan. Penyelidik dari KLHK juga memungkinkan KPK mengusut korupsi sektor kehutanan. "Ada kasus pencucian uang yang juga lebih penting."

KPK juga sedang menambah jumlah pegawainya di bidang penindakan dengan memulai latihan untuk 24 penyelidik menjadi penyidik. Selain itu, KPK juga sedang berupaya menambah jumlah jaksa.

Agus mengatakan struktur kepegawaian KPK saat ini kurang ideal. Berkaca pada lembaga antirasuah di Hongkong dan Singapura, kata dia, jumlah personel bidang pendidikan harusnya lebih besar.

Di dua negara itu jumlah personel di bidang penindakan mencapai 70 persen dari jumlah pegawai. Sedangkan di KPK, jumlah pegawai penunjang di bidang administrasi justru lebih banyak. "Oleh karena itu, pelan-pelan kami geser," kata Agus.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengapresiasi acara Situ Gunung Trail Run For Nation yang digelar Arkadia Digital Media di tempat wisata Situ Gunung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat,...

SUKABUMIUPDATE.com - Maraknya jasa pinjaman online yang berbuntut penipuan kian meresahkan. Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Administrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lutfi mengimbau masyarakat lebih waspada. Menurut Lutfi, masyarakat...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan lembaganya terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, hari ini, 15 Maret...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang ketua umum partai dikabarkan terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jawa Timur. Informasi tersebut dibenarkan Polda Jawa Timur. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya