Menu

Jumat, 09 November 2018, 10:57 WIB

Tak Masuk Manifes, Jasad Penumpang Lion Air Ini Teridentifikasi

Proses penyerahan 13 jenazah yang baru teridentifikasi oleh Tim DVI Polri kepada keluarga korban pesawat Lion Air JT-610 di Rumah Sakit Polri R. Said Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin, 5 November 2018. | Sumber Foto:TEMPO/Andita Rahma

SUKABUMIUPDATE.com - Tim Disaster Victim Identifiation (DVI) Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, kembali berhasil mengidentifikasi 20 korban penumpang Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Kamis, 8 November 2018.

Satu di antara korban teridentifiasi merupakan warga Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Arif Yustian, 20 tahun. Pantauan Tempo, tepat pukul 16.57 WIB, ayah Arif Yustian, Sariyoso, mendapat telepon dari Tim DVI Rumah Sakit Polri untuk segera datang ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menandatangani dokumen kematian anak sulungnya sekaligus mengambil jasad anaknya itu.

Ditemani dua orang tetangganya dan seorang karyawan PT Sky Pacific Indonesia tempat Arif bekerja, Sariyoso bergegas mendatangi Rumah Sakit Polri.

Suasana duka sudah menyelimuti rumah Arif Yustian di RT05/19, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede. Para tetangga dan sanak saudara sudah mulai berdatangan dengan mengenakan baju koko. “Katanya sih berangkat dari sana (RS Polri) sekitar pukul 20.00,” kata ketua RT setempat, Roji Maulana.

Roji mengatakan, atas permintaan keluarga, Arif akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Karanganyar yang terletak tak jauh dari rumahnya. “Perkiraan sebelum salat Jumat sudah dikebumikan sekitar pukul 10.00 pagi besok,” kata Roji.

Nama Arif tidak masuk kedalam daftar manifes resmi yang dikeluarkan oleh pihak Lion Air. Arif diterbangkan oleh perusahaannya PT Sky Pacific Indonesia ke Bangka Belitung dalam rangka tugas menggantikan seorang temannya.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menjadi saksi mata peristiwa teror di Melbourne, Australia, yang terjadi pada Jumat, 9 November 2018 sekitar pukul 16.20 waktu setempat. Dia mengatakan hanya berjarak...

SUKABUMIUPDATE.com - Diduga depresi karena gagal nikah, tak punya pekerjaan, dan penyakit yang tak kunjung sembuh, Rohandi, 31 tahun, nekat menyerang Kepolisian Sektor Penjaringan. Akibat perbuatannnya, satu polisi terluka karena sabetan golok...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror langsung mendatangi Markas Polsek Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat dini hari 9 November 2018. Mereka datang tak lama setelah penyerangan dengan senjata tajam oleh...

SUKABUMIUPDATE.com - Tank kelas medium berbobot 30 ton itu mencuri perhatian pengunjung saat memasuki Hal D Indo Defense 2018 yang digelar di Jakarta International Expo atau JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat....

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya