Menu

Senin, 20 Agustus 2018, 10:32 WIB

Anies Baswedan Dukung Kebijakan Ahok Soal Hewan Kurban

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melihat sapi kurban asal Sumbawa di atas KM Camara Nusantara 4 yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. | Sumber Foto:Twitter@aniesbaswedan

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan wali kota, camat, dan lurah untuk menertibkan pedagang hewan kurban di trotoar dan jalan. Ia merasa perlu untuk menegaskan kembali perintah itu karena banyak pedagang yang tidak mengikuti aturan.

"Penjualan (hewan kurban) bukan di trotoar dan pinggir jalan," kata Anies di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Ahad, 19 Agustus 2018.

Larangan tentang penjualan dan pemotongan hewan kurban di trotoar dibuat pada masa Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Larangan ini diatur melalui Instruksi Gubernur Nomor 168 Tahun 2015 tentang Pengendalian, Penampungan, dan Pemotongan Hewan.

Saat itu Ahok menilai, penempatan dan pemotongan hewan kurban harus diatur untuk menghindari penularan penyakit antraks. Karena itu ia melarang hewan kurban berada di dekat permukiman penduduk. "Kami mengimbau semuanya mengikuti aturan ini," ujar Anies Baswedan.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Relawan Selendang Putih Nusantara (RSPN) memutuskan mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo - Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. Keputusan ini diambil setelah mantan...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso mengatakan beberapa ulama dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) akan dimasukkan ke dalam tim pemenangan pasangan bakal calon presiden...

SUKABUMIUPDATE.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan tidak bisa menjadi tim pemenangan dari kubu manapun pasangan calon presiden-wakil presiden. Ia mengaku tidak tahu dirinya dicalonkan menjadi ketua tim kampanye...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy atau Romy untuk kasus suap usulan dana perimbangan daerah dalam RAPBN-P 2018. "Hari ini diagendakan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya