Menu

Jumat, 10 Agustus 2018, 17:23 WIB

Tolak Tawaran Jadi Ketua Timses, JK Janji Tetap Bantu Jokowi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla usai menyambangi kantor wakil presiden, Jakarta, 9 Agustus 2018. | Sumber Foto:TEMPO / Friski Riana

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menyatakan tetap mendukung Presiden Joko Widodo dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019. "Saya tetap menjanjikan, kan, untuk membantu Pak Jokowi," kata JK di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018.

JK mengatakan bentuk dukungannya terhadap Jokowi masih dipertimbangkan. Ia menuturkan masih mempelajari sistem terbaik dalam memberikan bantuan untuk memenangkan Jokowi. JK sempat ditawari posisi sebagai ketua tim pemenangan oleh Jokowi. Namun JK menolaknya.

Juru bicara Wakil Presiden, Husain Abdullah, mengatakan JK memilih fokus melaksanakan tugas pemerintahan. "Bukannya menolak, tapi Pak JK memilih menjadi penjaga gawang saja."

Menurut Husain, JK memiliki pertimbangan lebih luas dan mengedepankan kepentingan bangsa. Sehingga JK memilih tetap konsisten melaksanakan pemerintahan hingga akhir masa pemerintahan Jokowi-JK, tanpa harus terlibat dalam kegiatan pilpres. JK, kata Husain, berharap pemerintahan akan tetap berjalan baik, terutama saat Jokowi nanti cuti kampanye dan mengurus keperluan pilpres yang akan menyita waktu kerja.

Sebelum pendaftaran calon presiden, JK sudah beberapa kali menyampaikan dukungannya terhadap pencalonan Jokowi. "Pasti dukung Pak Jokowi. Masak, teman tidak didukung?" kata JK di Gedung Bentara Budaya, Jakarta, Kamis, 2 Agustus 2018.

Saat wawancara dengan Tempo pada 2 Juli 2018 di kantor Wakil Presiden, JK menyatakan pasti mendukung Jokowi. Ia akan mendukung yang terbaik. “Dan saya anggap Pak Jokowi masih di antara..., yang terbaik itu bisa dilihat dari calon-calon yang ada, setidaknya sudah ada pengalaman," katanya.

Jokowi telah mendaftarkan diri sebagai calon presiden 2019. Ia menggandeng Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden. Keduanya maju didukung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura, PPP, dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.
    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved