Menu

Rabu, 11 Juli 2018, 13:34 WIB

Jalan Utama Tol Bocimi Seksi I Rampung, Dioperasikan September

Kendaraan masuk pintu tol bocimi. | Sumber Foto:Dok. sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Penjabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan mengatakan, jalan tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) Seksi 1 akan dioperasikan pada September 2018. “Dua bulan lagi siap digunakan. Jalan utamanya sudah selesai, hanya tinggal bagian sisinya saja,” kata Iriawan dalam rilis Humas Pemprov Jabar yang diterima Tempo, Rabu, 11 Juli 2018.

Iriawan mengatakan, kepastian itu diperolehnya dari pengembang jalan tol Bocimi saat berkunjung di sejumlah titik jalan tol tersebut bersama Bupati Bogor Nurhayati, Selasa, 10 Juli 2018. Tuntasnya jalan tol kelak, diharapkan bisa memangkas jarak tempuh Jakarta-Sukabumi atau sebaliknya yang bisa memakan waktu hingga 6 jam.

Kepastian tersebut diperoleh menyusul rampungnya pengerjaan konstruksi jalur utama jalan tolBocimi Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 kilometer. Pekerjaan yang tersisa tinggal penyelesaian marka jalan dan infratruktur penunjang jalan tol tersebut.

Kendati demikian, Iriawan mengatakan, masih ada sejumlah permasalahan yang masih harus dibereskan. Diantaranya pembebasan lahan untuk membangun interchange jalan tol tersebut ke arah Caringin, Bogor. “Pembebasan tanah utuk interchange ke arah Caringin ini harus segera dituntaskan,” kata Iriawan.

Jalan tol Bocimi Seksi 1 Ciawi-Cigombong sempat digunakan saat arus mudik Lebaran 2018. “Kalau fungsional itu baru berfungsi jalannya saja. Kekurangannya masih ada,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik, Sabtu, 9 Juni 2018.

Dedi mengatakan, saat pengoperasian fungsional, jalan tol tersebut masih membutuhkan penyempurnaan. Diantaranya, keberadaan perlintasan kereta sebidang di Caringin, di ujung jalan tol tersebut.

“Trafik kereta api antara Bogor-Sukabumi ini ada 8 kereta. Yakni ke arah Sukabumi 4 kereta, dan ke Bogor 4 kereta, kemudian ada juga angkutan barang. Walau jam kita sudah tahu lalu-lintasnya di situ, tetap harus dijaga juga,” ujar Dedi.

Dedi mengatakan, jalan tol tersebut diharapkan membantu mengurai kepadatan arus lalu-lintas di jalur Bocimi . “Sangat membantu menurut saya. Ada yang dua arah, ada yang 1 arah. Yang jelas melintasi itu harus hati-hati karena jalan tol itu masih fungsional, belum terpasang utuh kelengkapannya,” kata Dedi.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

<!-- [if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US ...

SUKABUMIUPDATE.com - Lembaga survei menjadi salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam aktivitas politik di tanah air. Tidak hanya politik di tingkat pusat atau provinsi, keberadaannya juga diperlukan...

SUKABUMIUPDATE.com - Para penikmat musik Blues pastinya sudah tak asing lagi dengan nama Ginda Bestari. Musisi asal Sukabumi yang mendalami musik sejak duduk di bangku SMP ini menjadi salah satu...

SUKABUMIUPDATE.com - Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi masih kurang memadai. Dibeberapa titik jalan masih nampak gelap. Selain minim penerangan, juga kurangnya rambu dan lampu...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya