Menu

26 Apr 2017, 14:47 WIB

Dua Bulan, Kapolda Targetkan Panic Button Bisa Tersebar di Setiap Polres

Kunjungan Kapolda. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Inspektur Jendral Polisi (Irjen Pol) Anton Charliyan menargetkan dalam kurun satu sampai dua bulan ke depan, seluruh Kepolisian Resort (Polres) di wilayah Jawa Barat (Jabar) bisa tersedia aplikasi Panic Button yang terintegrasi.

Menurutnya, efektivitas panic button adalah salah satu sarana bagaimana masyarakat jika ada satu situasi krisis bisa kangsung berhubungan dengan Polisi. "Panic button dibuat untuk pertolongan cepat ketika ada situasi kritis, begitu pijit tombol, polri harus segera datang dengan quick respon kecepatan maksimal 15 menit itu harus sudah sampai di tempat kejadian perkara," tegas Anton Charliyan kepada sukabumiUpdate.com, Rabu (26/4).

BACA JUGA:

Kapolda Imbau Mei Day di Kabupaten Sukabumi Kondusif

Kapolda: Saya Bangga Kepada Warga Kabupaten Sukabumi

Ratusan Warga Sukabumi Ikuti Screening Katarak di Makodim 0607

Menurut Anton, sebetulnya di seluruh Polres di Jabar sudah tersedia panic button, hanya saja belum terintegrasi secara keseluruhan. Target untuk panic button terintegrasi minimal 80 persen, hal ini untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat di setiap kota atau kabupaten.

"Panic button ini merupakan perintah Bapak Kapolri, agar polisi di seluruh jajarannya menggunakan IT dalam merespon pelayanan kepada masyarakat," jelas Anton.

Direncanakan, panic button akan dipasang di tempat-tempat vital dan rawan kejahatan seperti, toko emas, bank, supermarket, perumahan, dan di seluruh tempat yang biasa dikunjungi masyarakat, kemudian membutuhkan bantuan polisi.

Reporter : NANDI/Kontributor
Redaktur : USMAN ABDUL FAQIH
Sumber : Nandi
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kolaborasi yang solid antara berbagai elemen masyarakat santri dan pesantren penting untuk mewujudkan akselerasi perekonomian rakyat di tengah pandemi yang beri dampak...

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Alternatif Nagrak, tepatnya di Kampung Pamuruyan, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/10/2020) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Mobil bak terbuka atau...

SUKABUMIUPDATE.com - Pelayanan Kantor Telkom cabang Cicurug, Kabupaten Sukabumi sementara ditutup. Hal itu disampaikan kepada masyarakat melalui surat bertuliskan "Pelayanan Sementara Ditutup" yang disematkan pada pos satpam. Kabar beredar, penutupan ini...

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan kasus terkonfirmasi positif bertambah 4.432 orang, pada Kamis, 22 Oktober 2020. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan sampai pukul 12.00 WIB, jumlah kasus harian positif...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya