Menu

25 Sep 2016, 17:32 WIB

Seorang Remaja Tewas Dalam Arena Balap Liar

Ilustrasi Balapan liar. | Sumber Foto:Antara

SUKABUMIUPDATE.COM - Zaki (14) seorang remaja berstatus pelajar tewas pada kecelakaan arena balap liar di Jalan Iskandar Muda Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

"Setelah kejadian itu warga langsung membawa Zaki ke rumah sakit, saya belum melihat langsung kondisinya. Tadi orang rumah sakit bilang bahwa dia sudah meninggal," kata Ofra, salah seorang rekan korban di Meulaboh, Minggu.

Kejadian naas tersebut menimpa korban pada Sabtu (24/9) malam saat berlangsung balapan tunggal dua unit kendaraan yang melaju kencang, saat mendekati garis finish kedua sepeda motor itu terserempet sehingga salah satu kendaraan jatuh terlempar.

Suasana lokasi IGD RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh pada Minggu (25/9) dini hari dipadati anak remaja serta masyarakat yang penasaran ingin melihat kondisi korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit setelah kejadiaan tersebut.

Korban sudah dikenal sebagai salah satu peserta balap liar terbaik versi remaja di arena balapan Jalan Iskandar Muda Meulaboh, Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat yang diadakan secara kucing-kucingan dari pantauan kepolisian.

"Dia teman saya di sekolah, dia seorang pendiam, tidak begitu bandel. Yang saya tahu tempat tinggalnya di Kuta Padang, dia sekolah sambil bekerja di dosmeer," sebut remaja yang mengaku tidak ikut balapan liar itu.

Pihak medis mengabarkan pada kerumunan warga dan awak media yang berada di IGD pada Minggu dini hari bahwa Zaki telah meninggal sebelum sampai di rumah sakit dan menanti kedatangan pihak keluarga menjemput remaja malang ini.

Sementara itu Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Lantas AKP Faisal yang dikonfirmasi membenarkan ada insiden tersebut dan pihak kepolisian telah melakukan tindakan penangganan selanjutnya.

Arena balapan liar remaja di Aceh Barat itu sudah menjadi lokasi yang rutin menjadi tempat mengadu kejantanan pengendara sepeda motor untuk usia remaja pada setiap Sabtu malam hingga Minggu dini hari, dan bukan baru kali ini memakan korban jiwa.

Saat dilakukan pengawasan dan penangkapan oleh pihak kepolisian baik Polsek Johan Pahlawan dan dari Satlantas Polres Aceh Barat, para pengendara sepeda motor didominasi usia remaja selalu kabur sebelum tertangkap, bahkan beberapa kali pernah tertangkap karena telah dikepung.

Sumber : Antara
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Polda DIY telah memeriksa 13 orang yang dianggap mengetahui tragedi susur sungai SMP 1 Turi di Sungai Sempor, Sleman. Dari pemeriksaan tersebut, polisi telah menetapkan satu orang...

SUKABUMIUPDATE.com - Masih banyak misteri tersimpan di laut dalam, termasuk dengan para penghuninya. Paling baru, peneliti dibuat kaget dengan penemuan cumi-cumi raksasa dan hiu bercahaya. Para peneliti yang tergabung dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan listrik yang sering kali padam. Dalam sehari, bisa terjadi tiga kali padam. Sekali padam bisa sampai satu jam.  Menurut warga Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya