Menu

25 Sep 2016, 16:29 WIB

Seorang Warga Tewas Akibat Longsor

Sebelumnya, Juni tahun ini Banjarnegara juga pernah ditimpa longsor yang menewaskan enam orang. | Sumber Foto:Antara

SUKABUMIUPDATE.COM - Seorang warga Dusun Tambaksari RT 05 RW 05, Desa Sidengok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dilaporkan meninggal dunia akibat tanah longsor, kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Catur Subandrio.

"Korban meninggal dunia bernama Nurhaidin (21). Jenazahnya ditemukan pada pukul 10.30 WIB dan berhasil dievakuasi pukul 11.10 WIB yang selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," katanya saat dihubungi Antara dari Cilacap, Minggu.

Lebih lanjut, dia mengatakan tanah longsor yang menimpa rumah Sugianto (57), warga Dusun Tambaksari RT 05 RW 05, Desa Sidengok, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, terjadi pada hari Minggu (25/9), pukul 07.00 WIB, yang dipicu oleh hujan lebat yang terjadi sejak hari Sabtu (24/9), pukul 12.00 WIB hingga malam hari.

Saat longsor itu terjadi, kata dia, korban Nurhaidin yang merupakan anak dari Sugianto sedang memperbaiki saluran air di belakang rumah.

Tanpa disadari, lanjut dia, tanah tebing setinggi 15 meter dan lebar 40 meter yang berada di belakang rumah itu longsor dan menimbun rumah Sugianto beserta korban yang sedang memperbaiki saluran air.

Menurut dia, upaya pencarian korban melibatkan Tim Reaksi Cepat BPBD Banjarnegara dibantu relawan dan masyarakat sekitar.

"Terkait bencana tersebut, kami mengimbau masyarakat Banjarnegara untuk meningkatkan kewaspadaan karena berdasarkan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), musim hujan kali ini masih dipengaruhi La Nina sehingga curah hujannya diprakirakan lebih tinggi dari kondisi normal," katanya.

Menurut dia, peningkatan kewaspadaan tersebut harus dilakukan karena sebagian besar wilayah Banjarnegara rawan bencana tanah longsor, dari kategori sedang hingga tinggi.

"Dari 20 kecamatan di Banjarnegara, 13 kecamatan di antaranya rawan longsor kategori sedang hingga tinggi," katanya.

Ia mengatakan pihaknya juga terus berupaya memperbanyak desa tangguh bencana guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di Kabupaten Banjarnegara.

Sumber : Antara
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagian besar orang sangat cemas dengan kencan pertama. Maka, orang akan berusaha tampil sebaik mungkin untuk meninggalkan kesan yang baik. Jika kencan pertama lancar, kemungkinan akan ada...

SUKABUMIUPDATE.com - CEO Tesla Elon Musk mengatakan bahwa versi uji dari sistem autopilot pada mobil listrik Tesla akan dirilis secepatnya. "Sebulan atau lebih," ucap Musk seperti dikutip Antara dari USA...

SUKABUMIUPDATE.com - Alat kontrasepsi berguna untuk mencegah atau mengatur jarak kehamilan, serta mencegah atau menyebarkan penyakit menular seksual. Ada banyak metode yang bisa dipilih, mulai dari hormonal seperti pil...

SUKABUMIUPDATE.com -  Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi mengatakan alat pelindung diri atau APD yang digunakan oleh dokter residen alias calon dokter spesialis selama bertugas, kebanyakan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya