Light Dark

Empat Pasang Calon Tebar Janji dalam Debat Publik Pilkada Cianjur

Jawa Barat | 20 Nov 2020, 19:39 WIB

Empat Pasang Calon Tebar Janji dalam Debat Publik Pilkada Cianjur

Jawa Barat | 20 Nov 2020, 19:39 WIB
Debat publik empat pasang calon Pilkada Kabupaten Cianjur yang digelar di Prime Park Hotel, Jalan PHH Mustopa, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jumat (20/11/2020). | Deden Abdul Aziz

SUKABUMIUPDATE.com - Debat Publik untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2020 selesai digelar di Prime Park Hotel, Jalan PHH Mustopa, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jumat (20/11/2020). 

Debat Publik mengusung tema "Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Untuk Kesejahteraan dan Kemajuan Cianjur yang Bebas Covid-19 serta Pemerintah yang Berorientasi pada Pelayanan Publik". Debat Publik disiarkan secara langsung melalui siaran jaringan internet atau live streaming di kanal YouTube INewsTV Bandung, sejak pukul 13.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB. 

Dalam acara itu, keempat pasang calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2020 menyampaikan visi misi serta beragam gagasan untuk membawa Cianjur yang lebih baik. 

BACA JUGA: Bawaslu Ingatkan Prokes dalam Debat Kandidat Pilkada Cianjur di Bandung

Calon Bupati Cianjur nomor urut 1, Muhammad Toha mengatakan, pencalonannya bersama Cawabup Cianjur, Ade Sobari berangkat dari jalur perseorangan atau independen membawa visi menjadikan Kabupaten Cianjur Makmur, Bermartabat dan Agamis. 

"Untuk dapat merealisasikan visi yang telah kami susun dalam 3 program, yakni Cinta, Citra, dan Cipta," ujar Toha saat pemaparan visi misi dalam debat publik Pilkada Cianjur, yang dipandu moderator Amanda Dasrul.

Sementara itu, Calon Bupati Cianjur nomor urut 2, Oting Zaenal Muttaqin mengatakan, ketertinggalan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Cianjur dari kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat menjadi fokus perjuangannya, dengan membawa visi menjadikan Kabupaten Cianjur Maju, Mandiri, dan Berakhlakul Karimah. 

"Untuk mewujudkan visi tersebut, maka kami memiliki misi yaitu, meningkatkan IPM melakukan akselerasi pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berakhlakul karimah. Misi kedua, percepatan pembangunan infrastruktur berbasis pertanian, pariwisata, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan, dan misi ketiga yaitu, meningkatkan pembangunan manusia yang berkualitas dan berakhlakul Karimah," ujar Oting yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Cianjur itu. 

BACA JUGA: Live iNews TV Hari Ini, Debat Calon Pilkada Cianjur Digelar di Bandung

Calon Wakil Bupati Cianjur nomor urut 3, Tb Mulyana Syahrudin mengatakan, seiring capaian IPM yang dijadikan parameter untuk mengukur keberhasilan pembangunan pemerintah daerah, dan capaian IPM Kabupaten/Kota di Jabar pada Tahun 2019 Kabupaten Cianjur berada di angka 65,38 poin sehingga menempatkan pada urutan 27 dari 27 Kabupaten/Kota di Jabar. Kondisi ini menjadi fokus komitmen dari pihaknya untuk melakukan perbaikan. 

"Capaian IPM Kabupaten Cianjur hingga tahun 2019 baru mencapai 65,38 poin, padahal Kabupaten Cianjur termasuk dalam daerah yang memiliki potensi laju IPM yang pesat di Jawa Barat. Setelah menganalisa sejumlah faktor yang berkaitan, maka kami telah merumuskan sejumlah strategi yang akan kami gunakan untuk mempercepat laju IPM Kabupaten Cianjur," tutur Mulyana. 

Debat publik empat pasang calon Pilkada Kabupaten Cianjur yang digelar di Prime Park Hotel, Jalan PHH Mustopa, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jumat (20/11/2020).

Terakhir, Calon Bupati Cianjur nomor urut 4, Lepi Ali Firmansyah mengatakan, visinya dalam membangun Kabupaten Cianjur lima tahun ke depan adalah Cianjur Baru dengan pemerintahan yang berorientasi melayani.

"Kami akan membentuk pemerintah yang melayani, mengabdi sepenuh hati, dan memiliki pandangan tugas dan fungsinya sebagai pelayan bagi masyarakat dan bukan majikan masyarakat," kata Lepi. 

Ingat pesan ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

DEDEN ABDUL AZIZ

Reporter