//
Menu

14 Okt 2020, 18:00 WIB

Polrestro Depok: Pelajar Ikut Demo UU Cipta Kerja Akan Dipersulit Pembuatan SKCK

Ribuan pendemo menolak omnibus law di Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Oktober 2020. | Sumber Foto: TEMPO/Wintang Warastri

SUKABUMIUPDATE.com - Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Azis Andriansyah mengatakan pelajar yang tertangkap tangan hendak mengikuti demonstrasi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja dan berpotensi rusuh akan dipersulit saat membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK.

“Kalau dia berpotensi (menyebabkan) rusuh, tidak akan kami terbitkan,” kata Azis, Rabu 14 Oktober 2020, dikutip dari Tempo.co.

Jika SKCK perlu diterbitkan, polisi akan memberi keterangan bahwa pemohon adalah perusuh. “Sehingga sulit bagi yang bersangkutan untuk mencari pekerjaan.”

Azis mengatakan, kebijakan ini telah dibuat komitmen bersama Antara Pemerintah Kota Depok dan seluruh kepala sekolah.

“Saya sudah membuat komitmen bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Wali Kota.” Ia telah meminta para pendidik untuk mengingatkan siswa-siswanya agar masa depan mereka cerah. “Jangan membuat pondasi belajar yang tidak baik,” kata Azis.

Hingga hari ini Polres Metro Depok masih terus menghambat masyarakat dan pelajar yang bergerak dari Depok menuju Jakarta yang hendak mengikuti demontrasi tolak UU Cipta Kerja.

Hasil penyekatan Selasa 13 Oktober 2020 malam, ada 52 pelajar yang terjaring polisi, tujuh di antaranya adalah siswi atau pelajar perempuan.

Dari keseluruhan pelajar yang ditahan, dua orang dinyatakan reaktif Covid-19 setelah dites cepat (rapid test). “Ini kan bahaya karena bisa menular kepada yang lain,” kata Azis.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah ruang kelas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi ambruk pada Sabtu (5/12/2020) sekira pukul 05.00 WIB. Perangkat Desa Rambay Samhudin mengatakan,...

SUKABUMIUPDATE.com – Jumlah petugas medis dan tenaga kesehatan di Indonesia yang wafat akiba Covid-19 tris bertambah. Bahkan - Dalam kurun waktu seminggu pertama bulan Desember 2020, angka kematian tenaga...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemuda Kampung Cipeusing RT 01/05 Desa dan Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, berinisiatif mendirikan Bank Sampah Cipeusing (BSC). Selain untuk memberikan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah ke Sungai...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman mengatakan, memasuki masa tenang pilkada serentak 2020 ini pihaknya akan melakukan pemusnahan surat suara yang rusak. Ferry menuturkan, format...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya