Light Dark

Satu Anggota Positif Covid-19, Aktivitas DPRD Kabupaten Cianjur Dibatasi 50 Persen

Jawa Barat | 06 Oct 2020, 07:00 WIB
Aparat kepolisian berjaga di DPRD Kabupaten Cianjur. | Deden Abdul Aziz

SUKABUMIUPDATE.com - Aktivitas di lingkungan DPRD Kabupaten Cianjur dibatasi pasca satu anggota dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test. Bahkan untuk sementara waktu, tidak menerima tamu dari luar daerah. 

Sekretaris DPRD Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, mengatakan, kegiatan kantor tidak bisa maksimal dan dibatasi 50 persen. 

"Kadang kita menggunakan sistem absensi kerja dari rumah. Aktivitas sangat dikurangi, sementara ini kita tidak bisa menerima tamu dari luar daerah," katanya, Selasa (6/10/2020).


Advertisement

Aris mengaku tidak ada instruksi dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur untuk penutupan komplek DPRD Kabupaten Cianjur. "Tetapi tiga hari ini kita lakukan sterilisasi saja, penyemprotan (disinfektan) sampai Rabu (besok)," katanya. 

BACA JUGA: Tolak UU Omnibus Law, Ribuan Buruh di Cianjur Turun ke Jalan

Diungkapkan Aris, hasil swab test anggota DPRD Cianjur belum keluar semua. "Saat ini anggota Dewan sedang reses, otomatis Dewan tidak melakukan aktivitas di kantor," ujarnya. 


Advertisement

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Ganjar Ramadhan, mengatakan, sejak hari Jumat lalu aktivitas di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur sudah ditutup dan hanya sekretariat saja, namun dibatasi 50 persen. 

"Selama 10 hari jangan beraktivitas atau banyak berkerumun di DPRD," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (6/10/2020). Ganjar mengaku, sejak empat hari ke belakang semua ruangan sudah dilakukan sterilisasi disemprot disinfektan.

Ingat Pesan Ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Herlan Heryadie

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

DEDEN ABDUL AZIZ

Reporter