//
Menu

03 Jul 2020, 12:01 WIB

Sketsa Pelaku Penculikan Anak di Depok Disebar, Cirinya Tato Naga

Ilustrasi Penculikan Anak. | Sumber Foto:shutterstock.com

SUKABUMIUPDATE.com - Kepolisan Resor Kota Depok mulai menyebarkan sketsa wajah terduga pelaku penculikan 8 anak yang sempat terjadi pekan lalu. Dilansir dari tempo.co, para korban berhasil selamat setelah sempat dibawa kabur pelaku selama beberapa hari.

"Ciri-ciri didapatkan dari keterangan para korban," ujar Kapolres Kota Depok Komisaris Besar Aziz Andriansyah saat dihubungi Tempo, Jumat, 3 Juli 2020.

Adapun ciri-ciri pelaku, antara lain berjenis kelamin laki-laki dengan identitas tak diketahui, tapi dipanggil dengan nama Fikri. Kemudian pelaku diperkirakan berusia 20-30 tahun dengan tinggi sekitar 155-160 sentimeter.

"Ciri-ciri khususnya lengan sebelah kanan ada tato gambar naga dan bekas koreng belakang, rambut agak pirang," ujar Aziz.

Kasus penculikan terhadap 8 anak ini terjadi pada Sabtu, 27 Juli 2020 di Depok. Saat itu, para anak di bawah umur itu sedang bermain di Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya, Depok Timur dan didatangi pelaku yang mengajak menyaksikan turnamen game online di Margonda.

Para korban yang masih bocah tertarik dan ikut ajakan pelaku. Tapi sesampainya di daerah Beji, Depok, mereka dioper ke angkot yang lain. Merasa curiga karena terus berpindah-pindah angkot, 4 korban kemudian melarikan diri.

"4 orang korban berhasil melarikan diri, tapi 4 orang lainnya masih kebawa (pelaku). Dari keterangan 4 orang yang berhasil melarikan diri, kami cari ciri-ciri pelaku, kemudian segera kami kejar," ujar Aziz.

Melihat targetnya kabur, pelaku kemudian mengancam akan membunuh 4 korban lainnya jika melakukan hal yang sama. "4 korban ini gak sempat ikut kabur karena takut dia. Namanya anak-anak kecil," kata Aziz.

Polisi yang sudah mengantongi ciri-ciri pelaku, kemudian mulai menyisir terminal di kawasan Depok dan Jakarta. Hingga akhirnya pada Senin lalu, polisi menemukan ke-4 korban di Terminal Kramat Jati, Jakarta Timur.

Saat akan mengamankan korban, pelaku yang mengetahui kedatangan polisi segera melarikan diri dan lolos. "Kami amankan korban dulu, yang penting anak-anak itu selamat. Pelakunya sempat melarikan diri, ya kami sampai sekarang masih mencari dan melakukan pengejaran," kata Aziz.

sumber: tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pemuda Kampung Cipeusing RT 01/05 Desa dan Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, berinisiatif mendirikan Bank Sampah Cipeusing (BSC). Selain untuk memberikan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah ke Sungai...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman mengatakan, memasuki masa tenang pilkada serentak 2020 ini pihaknya akan melakukan pemusnahan surat suara yang rusak. Ferry menuturkan, format...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan alias OTT pejabat di Kementerian Sosial. "KPK telah melakukan tangkap tangan terhadap PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) pada Program Bansos Kemensos,"...

  SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi mengkonfirmasi adanya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang reaktif berdasarkan hasil rapid test yang difasilitasi KPU. "Petugas KPPS difasilitasi oleh KPU...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya