Menu

24 Jun 2020, 07:00 WIB

Ada Bocimi, Menhub Dianggap Boros Bangun Double Track Bogor-Sukabumi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. | Sumber Foto:Suara.com/Fakhri

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memaparkan prioritas pembangunan pada 2021 kepada para Anggota Komisi V DPR. Salah satunya pembangunan jalur kereta api ganda atau double track Bogor-Sukabumi.

Namun, rencana pembangunan prioritas Menhub itu dikritik oleh Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra Sadewo. Menurut Sadewo, proyek double track bakal memboroskan anggaran negara.

Pasalnya, sudah terdapat Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi atau Bocimi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Sukabumi. Sehingga, Sadewo menilai proyek itu tak akan bermanfaat ke depannya.

"Menguras anggaran Kereta dobel track dari Bogor Rp 439 miliar sementara kita tahu PUPR sedang bangun jalan tol Bogor-Sukabumi. Ini punya tujuan yang sama, maksudnya sama, output yang hendak dicapai sama, tetapi sarana dan prasarana disiapkan terlalu berlebih. Ini overlap double penganggarannya sama-sama dari pemerintah meski beda Lembaga," ujar Sadewo dalam Rapat Kerja dengan Menteri Perhubungan, Selasa (23/6/2020).

Maka dari itu, Sadewo meminta kepada Menhub agar berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait dengan pembangunan double track tersebut. Dengan begitu, pembangunan proyek tersebut tak sia-sia ke depannya.

"Tolong Kemenhub melakukan koordinasi dengan PUPR. Barangkali terjadi di sektor yang lain. Perlu peningkatan koordinasi Kemenhub dan PUPR," ucap Sadewo.

Menjawab Kritikan Sadewo, Menhub berdalih pembangunan double track Bogor-Sukabumi hanya untuk menghadirkan transportasi yang murah dan mudah dijangkau oleh masyarakat Sukabumi.

"Mengapa KA Bogor_Sukabumi dilaksanakan karena memang sekarang KA jadi angkutan massal. Orang-orang Sukabumi orang yang hanya 70 km susah dicapai. Jalan tol engga bisa angkutan massal murah. Harapan kita Sukabumi bisa dapat itu (transportasi murah). Kita ada rencana Bogor-Sukabumi dan Cianjur-Bandung," tukas Menhub.

sumber: suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah mobil pick up bermuatan tabung gas elpiji meledak dan terbakar di SPBU Warungkondang, Jalan Raya Sukabumi, Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Kamis (22/10/2020) petang. Kebakaran diduga...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudi Suryadikrama diminta oleh petani untuk segera menangani kelangkaan pupuk bersubsidi. Hal itu disampaikan oleh petani pada saat Reses yang dilakukan di...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kolaborasi yang solid antara berbagai elemen masyarakat santri dan pesantren penting untuk mewujudkan akselerasi perekonomian rakyat di tengah pandemi yang beri dampak...

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Alternatif Nagrak, tepatnya di Kampung Pamuruyan, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/10/2020) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Mobil bak terbuka atau...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya