Menu

30 Mar 2020, 17:12 WIB

Jangan Panik! Rapid Test 300 Orang Positif di Jabar, Kota Sukabumi Paling Banyak!

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (21/3/2020). | Sumber Foto:Pipin/Humas Jabar

SUKABUMIUPDATE.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membeberkan data mengejutkan terkait hasil rapid test (tes cepat) corona massal dari sampel darah ke 22 ribu orang. Hasil sementara menunjukkan lebih dari 300 orang di Jawa Barat dinyatakan positif terjangkit virus corona, terbanyak di Kota Sukabumi.

Dalam konferensi pers yang juga ditayangkan di live instagram @humas_jabar pada hari Senin (30/3/2020), Ridwan Kamil menjelaskan pemprov Jabar telah melakukan tes proaktif, total 22 ribu disebarkan, sudah dilakukan tes massal. Dari 22 ribu itu ada yang test door to door dan drive thru, bersifat masif namun tidak ada perjumpaan fisik dan tidak ada perkumpulan. 

“Ada 300an yang positif, akan dites kedua menggunakan PCR atau SWAB. belum bisa dijadikan laporan ke pemerintah pusat,” jelas Emil. 

Hasil test positif paling besar di Kota Sukabumi, lalu Bekasi dan Depok. “Kota ini sudah diperintahkan untuk melakukan tindakan-tindakan. Tes ini akan terus kami lakukan, mudah mudahan mencapai 100 ribu,” lanjut Emil. 

Ia juga tak menyebut secara rinci berapa jumlah warga Kota Sukabumi yang dinyatakan positif corona setelah ikut rapid test tersebut. Emil mengaku sudah memerintahkan pemerintah daerah untuk melaksanakan karantina wilayah secara parsial. 

“Kecamatan yang mengalami lonjakan penderita akan dikarantina. Yang disimulasi parsial yaitu di sebuah kecamatan di Sukabumi, kecamatan itu mengalami lonjakan postif yang tentu akan kita gunakan tes PCR ulang," pungkasnya.

Saat ini, Pemprov Jabar menargetkan 100.000 rapid test untuk seluruh warganya. Emil meminta masyarakat tetap menjaga jarak dan sebisa mungkin tinggal di rumah. Saat ini, ada 180 warga Jabar yang dinyatakan positif terjangkit virus corona. Sebanyak 20 di antaranya meninggal dunia.  

Secara keseluruhan, jumlah kasus positif di Indonesia melonjak menjadi 1.414 orang. Sebanyak 122 meninggal dan 75 lainnya sembuh.

Artikel ini disadur oleh tim redaksi sukabumiupdate.com dari rekaman live instagram @humas_jabar yang tayang pada hari Senin (30/3/2020).

Sumber : Live Instagram @humas_jabar

 

 

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Update harian penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi mencatat ada 15 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini, Senin (26/10/2020). Berdasarkan kecamatan, 15 kasus baru tersebut di antaranya...

SUKABUMIUPDATE.com -  Peringatan Sumpah Pemuda tahun 2020 akan jatuh pada Rabu (28/10/2020), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga telah menerbitkan panduan desain materi publikasi Sumpah Pemuda yang ke-92 ini. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Pihak pengembang perumahan Griya Valley, PT Anugerah Bangun Sentosa meminta Pemerintah Kabupaten Sukabumi turun tangan menanggulangi persoalan banjir yang kerap melanda perumahan tersebut.  Hal ini disampaikan setelah dilakukannya...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagai upaya pendisiplinan waga terhadap protokol kesehatan Covid-19, jajaran Polsek Purabaya kembali melakukan operasi yustisi di Jalan Raya Purabaya Kabupaten Sukabumi, Senin (26/10/2020). "Operasi yustisi dengan pembagian masker...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya