Menu

08 Jul 2020, 06:00 WIB

Setelah India Melarang, Negara Ini Pertimbangkan Blokir TikTok

Tik Tok Gandeng Innity Memperluas Pangsa Pasar di 22 Negara. | Sumber Foto: Ist

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, mempertimbangkan untuk memblokir aplikasi media sosial buatan Cina, termasuk TikTok.

"Saya tidak ingin mendahului Presiden (Donald Trump), tapi ini sesuatu yang sedang kami perhatikan," kata Pompeo dalam siaran di Fox News, dikutip dari Reuters, sebagaimana diberitakan Tempo.co, Selasa, 7 Juli 2020.

AS khawatir mengenai cara TikTok mengelola data pengguna. Menurut mereka, peraturan di Cina meminta perusahaan untuk mendukung dan bekerja sama dengan intelijen yang diatur oleh Partai Komunis Cina. Mereka khawatir data pengguna akan dibagikan ke pemerintah Cina.

TikTok kepada Reuters mengatakan tidak pernah memberikan data pengguna ke Cina. "Kami tidak punya prioritas selain mempromosikan pengalaman menggunakan aplikasi yang aman bagi pengguna kami. Kami tidak pernah memberikan data ke pemerintah Cina, juga tidak akan melakukannya meski pun diminta," kata TikTok.

India baru saja melarang TikTok, juga 58 aplikasi lain buatan Cina, setelah konflik di perbatasan India dan Cina.

TikTok dalam waktu dekat juga akan keluar dari Hong Kong, setelah Cina memperbarui undang-undang keamanan.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Jelang MotoGP Ceko 2020, Valentino Rossi siap memecah rekor baru. Kira-kira rekor apalagi nih? Pembalap Monster Energy berpotensi untuk menjadi pembalap pertama yang meraih 200 podium di kelas...

SUKABUMIUPDATE.com - Manchester City dilaporkan akan mendatangkan setidaknya lima pemain selama bursa transfer musim panas dan ingin merampungkan aktivitas jual beli pemain di awal musim baru pada 12 September,...

SUKABUMIUPDATE.com - Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Riki Fahmi Mubarok melalui Kanit Laka Iptu Nandang Herawan mengatakan, tak ada pengalihan arus akibat dampak perbaikan jembatan tersebut.  "Tidak ada pengalihan arus, tapi...

SUKABUMIUPDATE.com - Ledakan besar mengguncang ibu kota Lebanon, Beirut, pada hari Selasa kemarin. Saking besarnya, ledakan di Beirut terasa hingga jarak 150 mil (240 kilometer) dari lokasi kejadian. Melansir Tempo.co,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya