Menu

09 Apr 2020, 18:40 WIB

Kasus Infeksi Virus Corona Global Capai 1.5 Juta Orang

Warga berjemur di Central Park di tengah wabah virus Corona di New York, AS, 6 April 2020. Central Park menjadi salah satu tempat favorit warga untuk berjemur. | Sumber Foto:REUTERS/Eduardo Munoz

SUKABUMIUPDATE.com - Jumlah kasus infeksi virus Corona di seluruh dunia tercatat terus naik dan menjadi sekitar 1.5 juta orang. Dilansir dari tempo.co, virus yang menyebabkan sakit radang paru-paru ini telah menewaskan lebih 88 ribu orang menurut catatan dari Johns Hopkins University.

Amerika menempati urutan terbanyak negara dengan kasus infeksi virus Corona yaitu lebih dari 432 ribu jiwa. Jumlah korban jiwa di AS juga terus meningkat yaitu sekitar 14.800 orang.

AS juga mencatat angka kematian harian tertinggi akibat infeksi virus Corona yaitu 1.922 yaitu Rabu, 8 April 2020.

Jumlah korban terinfeksi virus Corona juga tercatat mencapai jumlah tertinggi dalam sehari pada periode yang sama yaitu 33.323 orang.

“Wyoming masih menjadi satu-satunya negara bagian di AS yang belum melaporkan adanya korban meninggal akibat infeksi virus Corona,” begitu dilansir CNN pada Kamis, 9 April 2020.

Wali Kota Los Angeles, Eric Garcetti, telah melarang warga untuk datang ke taman kota untuk mencegah penyebaran virus Corona antarsesama manusia.

Eric mengatakan kebiasaan warga untuk merayakan Paskah di taman kota sambil berburu telur merupakan hal berisiko untuk terjadinya penyebaran wabah virus Coron.

“Itu bisa menyebarkan penyakit ini ke lebih banyak orang dan menewaskan lebih banyak korban,” kata Eric Garcetti.

Taman kota akan ditutup pada 11 – 13 April 2020 dan sejumlah petugas akan berpatroli.

Pemerintah kota juga meminta bantuan pemerintah federal untuk membagikan bantuan dana kepada para imigran tanpa dokumen yang kehilangan pendapatan selama proses isolasi ini berjalan.

Dia memperkirakan ada 2.5 juta imigran tanpa dokumen dengan 650 ribu orang berada di Los Angeles County.

“Mereka bagian penting dari kota kita. Mereka bayar pajak,” kata Eric Garcetti. “Itu sebabnya Kongres perlu membahas ini.” Saat ini, AS mulai menerapkan isolasi di sejumlah negara bagian untuk mencegah penyebaran virus Corona. 

 

Sumber : tempo.co

 

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di awal pandemi COVID-19, anak-anak disebut sebagai kelompok usia yang relatif tidak rentan terinfeksi virus corona. Melansir dari tempo.co, namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengemukakan fakta...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya