Menu

21 Nov 2019, 07:33 WIB

Kisah Pengadilan Prancis Bolehkan Bebek Bebas Bersuara

Bebek bersama majikannya Dominique Douthe di rumahnya di Souston di Prancis, 18 November 2019. | Sumber Foto:Asiaone

SUKABUMIUPDATE.com - Pengadilan di Prancis membolehkan bebek-bebek di kawasan pedesaan di barat daya negara itu untuk bebas bersuara: kwek kwek kwek, sambil menunggu hasil audit akustik tentang level kebisingan suara mereka yang dikeluhkan warga pendatang.

Pengadilan di kota Dax mengadili pengaduan seorang warga pendatang baru di kawasan Landes ke pengadilan karena keributan yang signifikan dari bebek-bebek itu.

Warga itu, menurut laporan asiaone.com, 20 November 2019, terganggu dengan suara kwek kwek kwek dari 50 ekor bbek dan angsa yang tinggal di halaman belakang rumah Dominique Douthe, 67 tahun di kota Soustons. "Tidak ada bukti pelanggaran atau gangguan tidak normal," kata pengacara Douthe, Philippe Lalanne.

Dia menjelaskan, hakim telah memerintahkan audit akustik untuk menguji level kebisingan suara bebek-bebek itu. Pengujian ini akan dilakukan awal tahun depan. "Saya terkesan hakim memberi kami kesempatan dengan audit ini untuk berkumpul dan mendiskusikan solusi damai," ujarnya.

Pendatang yang mengajukan keluhan ke pengadilan menuntut ganti rugi 150 euro atau setara Rp 2,3 juta untuk setiap kebisingan suara bebek setiap hari, biaya ganti rugi meningkat menjad 3.500 euro jika kebisingan berlanjut dan 2 ribu euro untuk biaya hukum.

Kasus suara bebek yang dipersoalkan dianggap sebagai simbol pertarungan antara warga desa dan kota di Prancis. Kasus serupa juga beberapa kali terjadi ketika warga baru dari kota membeli rumah di pedesaan dan mengeluhkan suara burung, sapi, kedelai, ayam, hingga bel gereja.

SUMBER: TEMPO.CO

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - SMK Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi memiliki ragam pilihan ekstrakurikuler yang dapat diikuti. Salah satunya Marching Band Al-Adzkia. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi Yosep...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah yang akan menjadi petahana atau maju kembali pada Pilkada 2020 tidak menyalahgunakan bantuan sosial (Bansos) untuk kepentingan...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi saat ini tengah giat melakukan budi daya tanaman yang bernama sorgum karena nilai manfaatnya. Sorgum dilirik warga Mekarmukti karena...

SUKABUMIUPDATE.com - Perusahaan umum daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AM TJM) Cabang Sagaranten - Purabaya, Kabupaten Sukabumi, melakukan pemasangan sambungan instalasi pipa baru, untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)....

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya