Menu

Kamis, 21 November 2019, 00:00 WIB

Dikecam! Tentara Israel Tembak Mata Jurnalis Palestina

Para demonstran Palestina dari Universitas Birzeit berlindung selama bentrokan dengan pasukan Israel di Ramallah, dekat permukiman Yahudi Beit El, di Tepi Barat yang diduduki pada 20 Maret 2019. | Sumber Foto:(AFP)

SUKABUMIUPDATE.com - Insiden penembakan jurnalis Palestina Muath Amarneh oleh pasukan Israel memantik kemarahan khalayak dunia. Aksi solidaritas pun digaungkan untuk mendukung Amarneh melalui media sosial.

Muath Amarneh menjadi korban penembakan tentara Israel saat meliput demonstrasi di Kampung Surif, Tepi Barat, Jumat (17/11/2019).

Dari video yang beredar di media sosial, Amarneh dibawa oleh rekan jurnalis lainnya dalam kondisi mata kirinya berdarah.

Disadur dari laman Aljazeera, Selasa (20/11/2019), saat kejadian ia mengaku berada dalam jarak yang cukup jauh dari para demonstran.

"Setelah bentrokan dimulai, saya berdiri di samping mengenakan jaket antipeluru dengan kartu pers dan helm," ungkapnya kepada AFP.

Namun beberapa saat kemudian, Amarneh merasakan hal aneh pada mata kanannya.

"Tiba-tiba saya merasakan sesuatu mengenai mata. Saya pikir itu adalah peluru karet atau batu. Saya meletakkan tangan saya di depan mata dan tidak menemukan apa-apa," imbuhnya.

Ia menambahkan, "Aku tidak bisa melihat dan mataku benar-benar hilang".

Semenjak saat itu, Amarneh mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Hadassah, Yerusssalem.

Dokter memberi tahu Amarneh, ada sepotong logam berukuran dua sentimeter yang menembus matanya dan bersarang di dekat otak.

Dilaporkan kantor berita The Associated Press, dokter menyebutkan Amarneh kehilangan penglihatannya, namun pejabat rumah sakit hanya bisa memastikan korban menderita cedera serius.

Sementara sepupu korban yang bernama Tareq mengatakan, dokter berencana mengeluarkan logam tersebut. Namun hal itu bisa memicu perdarahan di otak dan merusak mata kiri Amarneh.

Di lain pihak, tentara Israel mengklaim  tidak berniat melukai jurnalis Palestina. Polisi mengatakan, tembakan pada Jumat lalu bertujuan membubarkan demonstran.

Insiden yang menimpa Amarneh mendapat perhatian Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Ia memastikan korban mendapat perawatan medis terbaik untuk menyembuhkan lukanya.

Sementara itu, di media sosial kini dukungan untuk Amarneh digaungkan dengan tagar #EyeofTruth dan #MuathEye. Warganet ramai mengunggah foto selfie dengan menutup satu mata mereka dengan tangan.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Berikut daftar perolehan medali sementara SEA Games 2019 hingga Jumat (7/12) Peringkat Negara Emas Perak Perunggu Total 1 Filipina 72 55 50 177 2 INDONESIA 40 41 48 129 3 Vietnam...

SUKABUMIUPDATE.com - Iwan Setiawan (36 tahun) warga Kampung Ciporeang RT 06/06 Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi ditemukan tewas bunuh diri, Jumat (6/12/2019). Duda anak satu tersebut mengakhiri hidupnya...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Ace Herlina mengaku prihatin atas terjadinya sekolah ambruk di Kabupaten Sukabumi. Sebelumnya, salah satu atap kelas SDN Cikaramat, Desa Cihaur, Kecamatan...

SUKABUMIUPDATE.com - Berlibur ke pantai di wilayah Selatan Kabupaten Sukabumi tak cukup menikmati keindahan alamnya saja karena wisatawan juga wajib mencicipi olahan masakan laut atau sea food. Ketika berwisata ke...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya