Menu

Rabu, 15 Mei 2019, 17:44 WIB

Banyak yang Vote 'Mati' di Instagram Poll, Gadis 16 Tahun Bunuh Diri

Ilustrasi bunuh diri. | Sumber Foto:(Shutterstock).

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang gadis berusia 16 tahun nekat bunuh diri setelah banyak warganet yang mem-vote agar ia mengakhiri hidupnya, melalui fitur poll atau jajak pendapat di Instagram. Peristiwa itu terjadi di Kuching, Sarawak, Malaysia, Senin (13/5/2019) malam.

"Sekitar 69 persen followers-nya di Instagram mendukung keputusannya untuk mengakhiri hidup melalui jajak pendapat, yang diunggah sekitar jam 3 sore kemarin," terang Kepala Kepolisian Distrik Padawan Inspektur Aidil Bolhassan, dikutip dari Astro Awani, Selasa (14/5/2019).

Sebelumnya, korban telah membuat jajak pendapat di Instagram yang berbunyi, "Sangat Penting, Bantu Aku Memilih D (Die, Mati)/L (Live, Hidup)."

Ia juga mengunggah status Facebook yang menunjukkan bahwa ia sudah lelah dengan kehidupan.

"Pengin berhenti hidup. Aku lelah," tulisnya.

Setelah pihak berwenang memeriksa ponsel korban, ternyata gadis itu juga telah menulis status WeChat yang memilukan untuk teman-temannya dalam bahasa China.

Polisi menduga, korban stres setelah ayah tirinya menikahi seorang wanita Vietnam di Singapura, dan keduanya jarang kembali ke rumah.

Tubuh korban yang sudah tak bernyawa ditemukan oleh seorang pria pada sekitar pukul 8 malam waktu setempat di luar sebuah gedung toko bertingkat. Setelah itu, saudara laki-laki korban, beserta ibunya, yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), juga menemukan mayatnya sepulang makan malam.

Jasad korban telah dibawa ke Departemen Forensik Rumah Sakit Umum Sarawak untuk autopsi. Pihak berwenang kemudian menyatakan, tak ditemukan adanya motif kejahatan dalam kasus tersebut.

Catatan Redaksi: Hidup sering kali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Tempo: Suara

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Berbagi cerita wisata di media sosial Instagram kini menjadi tren di kalangan generasi milenial. Berbagai foto dan video diunggah untuk memperbarui status atau memang ingin berbagi informasi...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintahan Mahathir Mohamad diguncang skandal video porno yang viral di media sosial yang melibatkan mirip sosok seorang menteri dengan ajudan wakil menteri. Ajudan Wakil menteri perindustrian dan komoditas Malaysia bernama...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya